Sekjen PBNU : Saya Tidak Setuju Cadar dan Celana Cingkrang Disebut Radikal

801

Moslemtoday.com : Polemik pelarangan penggunaan niqab atau cadar bagi wanita dan celana cingkrang untuk laki-laki di lingkungan instansi pemerintah masih terus menuai kritik, baik oleh politisi maupun dari Nahdlatul Ulama (NU).

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatuhl Ulama (PBNU), Ahmad Helmy Faishal Zaini mengaku tidak setuju apabila seseorang wanita yang bercadar maupun pria yang bercelana cingkrang itu disebut radikal.

“Di keluarga saya tidak ada yang bercadar, tetapi saya tidak setuju jika mereka yang bercadar atau celana cingkrang disebut radikal,” kata Helmy seperti dilansir dari VIVA.co.id, Selasa, (5/11/2019).

Helmy menjelaskan bahwa radikalisme itu tidak ada kaitannya pada cara berpakaian seseorang. Radikalisme menurutnya tumbuh dalam pikiran.

“Radikalisme itu dalam pikiran bukan dalam pakaian. Radikal dan ready call jelas beda,” ungkap Helmy.

Sumber : VIVA.co.id

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here