Sepenggal Kisahku Bersama Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr Hafizhahullah di Kota Bukittinggi

2377

Sepenggal kisahku bersama Syaikh Abdurrozzaq albadr hafizhahullah

Ada hal menarik, ketika kami bersama Syaikh Abdurrozzaq bin abdil muhsin albadr hafizhahullah. Tatkala singgah di sebuah resto, tiba tiba Syaikh mendapati salah seorang tukang parkir yang sedang merokok.Lalu mata Syaikh tertuju padanya dan berkata kepada kami tentang tukang parkir tersebut. Akhirnya, kami minta kepadanya, agar membuang rokoknya.

Kemudian kami masuk resto. Dan terlihat, bahwa Syaikh begitu menikmati pemandangan Kota Bukittinggi. Disitu terjadi bincang2 dengan beliau, sampai beliau menanyakan pemilik resto. Akhirnya kami memanggil beliau, untuk makan bersama kami dan Syaikh.
Terlihat, sambil menunggu makanan datang, Syaikh begitu terlihat sangat suka menikmati kacang rebus. Diselingi dengan obrolan ringan. Mulailah syaikh bertanya kepada pemilik resto.yang mana,setiap soal beliau, kemudian diterjemahkan ke bahasa indonesia.
Mulai dari sejak kapan merintis, apa usaha sebelumnya,dan yang lainnya.

Kemudian nampak bagi kami,beliau begitu menikmati makanan ala indonesia. Mulai dari ikan bakar, toge,sayur2an, dan yang lainnya. Ketika kami tanya, gimana rsanya Syaikh? Tamam? Lgsg beliau bilang, zain,alhamdulillah.
Hingga akhirnya,diselingi cerita yang lainnya.
Mudah mudahan, dengan hal ini, beliau begitu senang menikmati kota Bukittinggi. Dan kami sempat meminta dan berharap kepada beliau, mudah mudahan di tahun akan datang, beliau kembali berkunjung ke kota wisata ini.

Nahh, ada sebuah hal yang menarik bagi kami.
Sebelum Syaikh meninggalkan resto tersebut, kemudian beliau menemui dan menyalami tukang parkir yang beliau temui di awal turun mobil tadi.
Beliau nasehati,tentunya diterjemahkan agar tukang parkir tadi paham.
Mulai dari bahaya merokok, membuang harta, merusak kesehatan, hingga hukumnya. Kemudian beliau ingatkan, agar tukang parkir tadi, untuk meninggalkan rokok.

Sebetulnya banyak pelajaran, yang dapat dipetik dari kedatangan Syaikh selama 2 hari di kota Bukittinggi.

Apalagi, malam tadi,setelah beliau memberikan tabligh akbar di masjid agung Bukittinggi, kemudian balik ke penginanapan.
Disana,sambil duduk duduk nyantai, beliau sempat bercerita dan mempertanyakan beberapa tradisi turun temurun dari adat minangkabau.Dibalik dinginnya malam hari, dengan obrolan santai, beliau tetap memberikan nasehat nasehatnya.

Jazakallah khaira ya Syaikh.

Suatu kebahagiaan bagi kami bisa bersama ulama madinah, yang ini sungguh sebuah nikmat yang luar biasa. Sehingga kamipun bisa ambil pelajaran dari beliau. Baik dari sisi taushiyahnya, maupun adab nya Syaikh Abdurrozzaq hafizhahullah.

Simak video dokumentasi Tabligh Akbar Syaikh Abdurrazzaq di Bukittinggi :

Oleh : Akhukum, Abu husna Alfadany

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here