Serangan Udara Koalisi AS Tewaskan Anak-anak Penghafal Al-Quran di Afghanistan

1558

Moslemtoday.com : Pasukan Koalisi AS meluncurkan serangan udara di Provinsi Kunduz, Afghanistan. Sebuah Madrasah Darul Qur’an di Distrik Dasht-e- Archi di Provinsi Kunduz menjadi sasaran serangan udara tersebut pada Senin, (2/4/18) yang mengakibatkan kematian 70 anak-anak penghafal Al-Quran.

Para saksi mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan udara tersebut menghantam pertemuan sekolah yang tengah mengadakan acara kelulusan para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan hafalan Al-Qurannya. Banyak warga sipil dan keluarga mereka yang juga tewas dalam serangan tersebut.

“Ada anak-anak berusia 11 atau 12 tahun dalam upacara tersebut yang akan menerima ijazah mereka karena telah menyelesaikan pendidikan agama mereka di Madrasah tersebut,” ungkap Mohammed Abdul Haq, yang menyaksikan serangan itu kepada Al Jazeera.

Mohammed Abdul Haq menambahkan : “Anggota keluarga mereka menangis di luar rumah sakit dan semua orang turut menangis bersama mereka karena kematian anak-anak mereka.”

Saksi lain mengatakan kepada Al Jazeera bahwa lebih dari 100 orang tewas dalam serangan itu. “Saya bekerja di ladang saya ketika saya mendengar helikopter dan jet tempur mengebom madrasah tersebut untuk acara Qaris baru (sebutan bagi anak-anak penghafal 30 juz Al-Quran di Afghanistan) untuk memberikan penghargaan ijazah kepada mereka,” ungkap Haji Ghulam kepada Al Jazeera.

“Taliban memang aktif di daerah itu, tetapi upacara itu sebagian besar dihadiri oleh anak-anak dan remaja laki-laki,” tambahnya.

Haji Ghulam mengatakan ketika dia mendekati area tersebut ada banyak anak yang terbunuh dan terluka. “Itu adalah bencana. Darah di mana-mana,” katanya seraya menambahkan bahwa banyak orang terbunuh dalam serangan tersebut.

Gambar yang beredar di media sosial menjadi viral menunjukkan sejumlah tubuh anak-anak. Namun Al Jazeera tidak dapat memverifikasi gambar tersebut benar atau tidak.

Sementara itu, Juru bicara Departemen Pertahanan Afghanistan, Mohammad Radmanish mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan udara itu ditujukan kepada Taliban.

Taliban, dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Al Jazeera, mengatakan serangan udara tersebut menewaskan sekitar 150 ulama dan warga sipil, kebanyakan anak-anak. Taliban mengatakan tidak ada pejuang mereka yang hadir dalam acara tersebut.(DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here