Setelah Bungkam Sekian Lama, Ini Kata Aung San Suu Kyi Tentang Krisis Rohingya

3875

Moslemtoday.com : Peraih Nobel sekaligus Pemimpin Myanmar de facto, Aung San Suu Kyi, untuk pertama kalinya memberikan komentar kepada publik mengenai nasib etnis Rohingya yang teraniaya di negaranya tersebut.

Aung San Suu Kyi menyebut adanya kesalahan informasi yang diterima beberapa negara terkait etnis Rohingya. Suu Kyi mengeluhkan peredaran foto-foto palsu tentang etnik Rohingya yang menurutnya “puncak gunung es misinformasi yang dibuat untuk menciptakan banyak masalah antara komunitas berbeda dan untuk tujuan mengedepankan kepentingan teroris.

Menurut Suu Kyi, kerusuhan di Rohingya terjadi karena operasi militer tentara Myanmar untuk menumpas kelompok teroris di Rakhine yang menyebabkan ketidakstabilan keamanan di negara bagian tersebut. Suu Kyi mengkritik berbagai kesalahan informasi yang merebak ke berbagai negara tentang hal ihwal kekerasan yang terjadi di Negara Bagian Rakhine, Myanmar tersebut.

“Telah kami temukan penyebaran berita-berita palsu dengan sengaja untuk menciptakan ketidakstabilan politik selama masa pemerintahan Aung San Suu Kyi, kami akan melakukan pencarian yang terfokus dan intensif untuk mencari pihak yang bertanggung jawab atas hal ini,” ungkap kantor Suu Kyi, seperti yang dilansir dari Reuters, Rabu, (6/9/2017).

Baca juga : 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Selasa (5/9) menyampaikan keprihatinan yang mendalam mengenai kekerasan oleh pasukan keamanan Myanmar setelah serangan terhadap mereka oleh kaum Rohingya. “Saya sangat prihatin mengenai kondisi keamanan, kemanusiaan dan hak asasi manusia di Negara Bagian Rakhine, Myanmar,” kata Guterres kepada wartawan di Markas PBB di New York.

Menurut laporan Badan Pengungsi PBB, lebih dari 2.600 rumah telah dibakar di wilayah mayoritas Rohingya di barat laut Myanmar pada pekan lalu oleh pasukan militer Myanmar. UNHCR menyebutkan sekitar 90.000 etnis Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh untuk menyelamatkan diri. Berbagai pemimpin dunia telah mengecam Myanmar dengan menyebutnya sebagai aksi genosida terhadap etnis Muslim Rohingya. (DH/MTD)

Sumber : REUTERS | BBC | Republika.co.id

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here