Soal Kerusuhan di Wamena, Gubernur Papua Minta Maaf kepada Suku Minangkabau

1094

Moslemtoday.com : Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya khususnya kepada Suku Minangkabau yang ikut menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua.

“Saudara-saudaraku masyarakat dari suku bangsa Minangkabau, Makassar, Bugis, Toraja, Minahasa, Jawa, Madura, Sunda, Maluku dan Nusa Tenggara dan suku bangsa Indonesia lainnya di manapun saudara berada di seluruh Indonesia. Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan permohonan maaf dan rasa belangsungkawa sebesar-besarnya bagi masyarakat yang menjadi korban kerusuhan di Wamena pada tanggal 23 September 2019,” kata Lukas Enembe di Jayapura, seperti dilansir dari VIVA.co.id, Senin, (30/9/2019).

Lukas Enembe melanjutkan bahwa pemerintah daerah, TNI dan Polri akan menjamin keamanan dan kenyamanan warga negara RI di mana saja mereka berada termasuk di Wamena.

Lukas mengatakan, pemerintah daerah juga siap melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi aset-aset milik pemerintah daerah serta toko serta kios masyarakat yang rusak dan terbakar.

“Penanganan mendesak saat ini adalah untuk mengevakuasi korban kerusuhan, baik yang meninggal maupun yang luka-luka. Serta menyediakan makan dan minum serta kebutuhan hidup mendesak lainnya bagi masyarakat yang mengungsi di kodim dan polres serta gereja dan masjid,” ujar Lukas.

Pada Minggu malam, 29 September 2019 dilakukan pertemuan Gubernur Papua Lukas Enembe dengan tokoh-tokoh masyarakat Minang di Papua termasuk Polri, TNI dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit.

Sumber : VIVA.co.id, ANTARA

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here