Sri Mulyani Ajak Arab Saudi Investasi di Ibu Kota Baru Indonesia

198

Moslemtoday.com : Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak Arab Saudi untuk berinvestasi di ibu kota baru Indonesia di sela Pertemuan G20, di Riyadh Arab Saudi. Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani mengungkapkan tingginya minat investasi dari Arab Saudi di tengah lesunya investasi dari Amerika Serikat dan China.

“Saya mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Arab Saudi H.E. Mohammed Al-Jadaan di Riyadh, Saudi Arabia,” ungkap Sri Mulyani di akun instagramnya.

“Investasi dari Arab Saudi telah meningkat secara signifikan. Kondisi ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan investasi Arab Saudi di Indonesia,” kata Sri Mulyani dalam pernyataannya, seperti dilansir dari The Jakarta Post, Selasa, (25/2/2020).

Terkait survey persepsi masyarakat Indonesia mengenai manfaat kerjasama antar negara, Arab Saui merupakan salah satu negara yang dianggap memberikan manfaat positif melalui kerjasama. “Ini harus dimanfaatkan untuk mempererat hubungan investasi dan perdagangan selain hubungan sosial -people to people,” tambah Sri Mulyani.

View this post on Instagram

Di sela Pertemuan G20, pada tanggal 23 Februari 2020 saya mengadakan  pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Arab Saudi H.E. Mohammed Al – Jadaan di Riyadh, Saudi Arabia. Dalam pertemuan tersebut, saya memberikan pandangan tentang pentingnya pembahasan isu perpajakan internasional. Era digital memberikan tantangan baru di sektor perpajakan internasional dimana perusahaan bisa memperoleh pendapatan tanpa harus menempatkan perusahaannya di negara tersebut. Ini menimbulkan permasalahan perpajakan apabila tidak ada kesepakatan bersama. Indonesia sangat mendukung hasil kerja OECD dan Kerangka Kerja Inklusif (Inclusive Framework) dalam merumuskan arsitektur sistem pajak internasional pada abad ke-21 berdasarkan dua pilar, yaitu Pilar 1 yang dirancang untuk mengatasi ketegangan global terkait dengan perpajakan digitalisasi ekonomi, dan Global Anti Base Erosion (GloBe) di bawah Pilar 2, yang bertujuan untuk mengatasi masalah BEPS yang tersisa. Sementara itu dalam upaya penguatan kerjasama bilateral Indonesia-Arab Saudi sektor pariwisata merupakan sektor potensial yang dapat diperkuat bagi kedua negara. Saat ini, turis dari Indonesia, dalam skema ibadah umrah, merupakan yang terbesar di Arab Saudi. Hal ini mengingat kuota haji yang terbatas dan masa tunggu haji yang lama. Terkait survey persepsi masyarakat Indonesia mengenai manfaat kerjasama antar negara, Saudi Arabia merupakan salah satu negara yang dianggap memberikan manfaat positif melalui kerjasama. Ini harus dimanfaatkan untuk mempererat hubungan investasi dan perdagangan selain hubungan sosial -people to people. Menkeu Arab Saudi tertarik pada pembangunan ibu kota baru, dan konsep Sovereign Wealth Fund (SWF) yang saat ini sedang dibentuk oleh Indonesia untuk penyediaan pembiayaan bagi pembangunan ibukota baru dan pembangunan infrastruktur lainnya. SWF akan dibentuk sebagai badan penyatuan dana investasi untuk mengelola investasi langsung yang bertujuan memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia melalui investasi domestik. Menteri Keuangan Arab Saudi menyepakati sektor-sektor potensial yang dapat dikembangkan tersebut.

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on

“Menkeu Arab Saudi tertarik pada pembangunan ibu kota baru, dan konsep Sovereign Wealth Fund (SWF) yang saat ini sedang dibentuk oleh Indonesia untuk penyediaan pembiayaan bagi pembangunan ibukota baru dan pembangunan infrastruktur lainnya,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan bahwa Menteri Keuangan Arab Saudi telah menyepakati sektor-sektor potensial yang dapat dikembangkan tersebut.

Pada tahun 2018, Arab Saudi berada di peringkat ke-40 dalam daftar sumber investasi asing untuk Indonesia, dengan investasi US $ 5,3 juta tahun itu, meningkat dari $ 3,5 juta yang diinvestasikan pada tahun 2017, menurut Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). (DH/MTD)

Sumber : The Jakarta Post | Redaktur : Hermanto Deli

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here