Survei SMRC: Arab Saudi Negara Paling Disukai Warga Indonesia

114

Moslemtoday.com : Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan mayoritas responden warga Indonesia menyukai Arab Saudi.
“Pertama, kita tanya untuk Arab Saudi, itu yang mengatakan suka dengan Arab Saudi adalah mayoritas 74 persen,” tutur pendiri SMRC, Saiful Mujani, dalam siaran SMRC TV berjudul Sikap Publik atas Invasi Rusia terhadap Ukraina, Senin (18/4).

Dalam survei melalui telepon yang dilakukan pada 22-24 Maret ini, SMRC melibatkan 1.228 responden. Dari keseluruhan responden itu, hanya 8 orang yang mengaku tak suka dengan Saudi.

Menyusul Arab Saudi, Inggris menjadi negara kedua yang disukai responden. Hanya 27 persen responden yang tidak menyukai negara itu.

Rusia menduduki peringkat ketiga sebagai negara yang paling disukai dalam survei tersebut, kemudian disusul Ukraina. Sebanyak 49 persen responden suka dengan Rusia, sementara Ukraina hanya 39 persen.

Namun, sebanyak 24 persen responden menyatakan tidak menyukai Rusia, sementara 30 persen mengaku tak suka Ukraina. Sebelum ini, kesukaan warga RI terhadap tokoh Arab Saudi juga terlihat dalam survei lembaga think-tank Australia, Lowy Institute.

Dalam survei terbaru mereka, terlihat 57 persen responden percaya kepada Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud (MbS). Setelah MbS, Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MbZ), menjadi pemimpin dunia ketiga yang paling dipercaya warga RI. Sebanyak 52 persen mempercayai MbZ.

Menurut pengamat dari Universitas Muhammadiyah Riau, Fahmi Salsabila, MbS digemari warga RI karena dia muda, kaya, dan berpengaruh.

“MbS digemari karena muda, nyentrik, kaya, dan berpengaruh. Sepertinya warga RI rindu akan sosok seperti ini terlepas dari sepak terjang dia di dalam negeri maupun khususnya dalam menangani oposisi dalam negerinya,” kata Fahmi kepada CNNIndonesia.com.

Sementara itu, pengamat politik Ujang Komarudin menilai alasan banyak warga RI menyukai MbS karena mereka merasa memiliki ikatan emosional sebagai negara mayoritas Muslim.

“MbS itu karena memang dia pemimpin negara mayoritas Muslim. Kita tahu bahwa negara Indonesia juga mayoritas Muslim dan ada keterkaitan emosional secara keagamaan,” ujarnya.

Sumber : CNNIndonesia.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here