Tanggapi Ketegangan AS-Iran, Raja Salman Minta Semua Pihak Menahan Diri

350

Moslemtoday.com : Raja Salman bin Abdulaziz Al Saudi menegaskan kembali posisi Kerajaan Arab Saudi yang terus bekerja untuk menjaga stabilitas keamanan nasional dan regional dan mencegah situasi apa pun yang dapat menyebabkan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

“Komunitas internasional harus memikul tanggung jawab bersama sehubungan dengan situasi di Irak terkini,” kata Raja Salman, seperti dilansir dari Al Arabiya, Jumat, (10/1/2020).

Arab Saudi mengutuk keras serangan rudal Iran terhadap dua pangkalan militer di Irak, namun meminta semua pihak menahan diri untuk mencegah terjadinya eskalasi berbahaya yang dapat mengganggu stabilitas dunia dan kawasan.

“Menanggapi ketegangan baru-baru ini dimana Iran menargetkan dua pangkalan militer di Irak yang menampung pasukan koalisi internasional yang memerangi ISIS, Arab Saudi mengutuk serangan-serangan ini dan mengutuk pelanggaran Iran terhadap kedaulatan Irak dan memperbaharui seruan untuk perlunya pengekangan oleh semua pihak dengan sangat hati-hati agar tidak meningkat untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan ini,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan menegaskan bahwa Arab Saudi berdiri bersama Irak dan mendukung kedaulatannya. Arab Saudi akan mendukung semua upaya untuk menjaga keamanan dan stabilitas di Irak.

Presiden Irak Barham Salih mengutuk serangan rudal Iran di pangkalan militer Irak di mana pasaukan AS dan pasukan internasional berpangkalan. “Kami mengecam pemboman rudal Iran yang menghantam instalasi militer di wilayah Irak dan memperbarui penolakan kami atas pelanggaran berulang-ulang terhadap kedaulatan negara kami dan transformasi Irak menjadi medan perang bagi pihak yang bertikai,” ungkap Barham Salih dalam pernyataannya. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here