Tanggapi Serangan di Kilang Minyak Saudi, Militer Rusia Ledek Sistem Pertahanan Udara Milik Amerika Serikat

1280

Moslemtoday.com : Sistem pertahanan udara milik Amerika Serikat “Patriot” dan “Aegis” digunakan oleh Arab Saudi untuk mengamankan pertahanan udara wilayahnya. Namun Militer Rusia meledek sistem pertahanan udara tersebut dan menyebutnya tidak cocok seperti yang diiklankan AS karena gagal menghentikan serangan di dua kilang minyak Saudi.

“Sistem pertahanan udara Patriot, Aegis dan Radar AS tidak cocok dengan properti yang diiklankan. Mereka sama sekali tidak dapat mengusir serangan musuh yang melibatkan penggunaan senjata besar-besaran dalam pertempuran nyata,” kata pejabat militer Rusia, seperti dilansir dari Russia Today, Jumat, (20/9/2019).

“Sistem pertahanan udara ini tidak efisien terhadap target udara baik ukuran kecil maupun rudal jelajah,” tambahnya.

Saat ini, ada 88 peluncur Patriot – 52 di antaranya adalah versi PAC-3 terbaru – yang melindungi perbatasan utara Arab Saudi. Selain itu, ada tiga perusak rudal berpemandu, dipersenjatai dengan 100 rudal SM-2, yang mampu melintasi perairan Teluk Arab di lepas pantai Saudi.

 

Militer Rusia berbicara ketika media internasional berusaha untuk mencari tahu mengapa sistem pertahanan udara Arab Saudi bisa kebobolan dan tidak dapat melakukan apa pun untuk menghentikan serangan udara terhadap fasilitas perminyakan di Abqaiq dan ladang minyak Khurais. (DH/MTD)

Sumber : Russia Today | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here