Tentara Israel Kembali Tembaki Pengungsi Palestina, 25 Orang Terluka

1033

TEPI BARAT – Bentrokan antara tentara Israel dengan warga Palestina telah mengakibatkan 25 orang mengalami luka-luka. Insiden ini terjadi setelah tentara Israel berusaha memasuki kamp pengungsi di Tepi Barat pada Selasa 16 Agustus. Berita ini sebagaimana disampaikan petugas medis Bulan Sabit Merah.

Beberapa orang yang mengalami luka dilaporkan terkena peluru tajam dan peluru karet. Bentrokan ini meletus saat sebuah konvoi besar kendaraan militer Israel memasuki kamp Al Fawwar, dekat Kota Hebron. Dalam insiden ini, pasukan Israel melakukan pencarian dan menghancurkan dinding rumah di kamp.

Menurut juru bicara militer Israel, pasukan sedang melakukan “kegiatan untuk menemukan senjata” di kamp tersebut. Merespons serangan kelompok Israel, puluhan warga Palestina melemparkan IED (bom rakitan) blok dan batu ke arah tentara Israel. Demikian sebagaimana dilansir Alaraby, Rabu (17/8/2016).

Pihak Israel menambahkan, tentara Israel harus mengambil tindakan tersebut dengan tujuan untuk melerai kerusuhan. Mereka akhirnya menembakkan peluru dengan kaliber 0.22 terhadap penghasut utama kerusuhan. Dalam insiden ini, pasukan Israel menemukan “dua pistol rakitan, senjata lainnya dan sejumlah amunisi.”

Pada bulan lalu, tentara Israel telah menutup kamp Fawwar selama 26 hari setelah seorang pria bersenjata menembaki sebuah mobil Israel di sebuah jalan dan menyebabkan kecelakaan yang menewaskan sopir.

Daerah Hebron selama ini menjadi salah satu fokus utama dari gelombang kerusuhan mematikan yang mengguncang Israel dan wilayah Palestina sejak Oktober 2015. Kekerasan itu telah menewaskan 219 warga Palestina, 34 warga Israel, dua orang Amerika Serikat (AS), seorang Eritrea dan seorang warga Sudan. (Okz)

Sumber : Al-Araby

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here