Terungkap, PBB Salurkan Jutaan Dolar untuk Rezim Bashar Assad

1578

Moslemtoday.com : Media terkemuka Inggris, The Guardian merilis laporan bahwa PBB telah mengirimkan bantuan Jutaan Dolar untuk Rezim Bashar Assad dengan dalih bantuan kemanusiaan. Demikian sebagaimana dilansir dari The Guardian, Selasa, (30/8/2016).

Laporan mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan yang saat ini sedang berada di bawah sanksi AS dan Uni Eropa, Rekan Assad, Departemen dan Lembaga Amal Rezim, termasuk beberapa lembaga yang didirikan oleh istri Assad, Asma Al-Assad dan rekan terdekatnya, Rami Makhlouf, telah diberi bantuan  dengan jumlah besar dimana bantuan itu digunakan Rezim dalam berbagai serangan yang telah menewaskan ribuan warganya.

The Guardian mengungkapkan bahwa:

  • PBB telah membayar lebih dari $ 13 M kepada Departemen Pertanian Suriah padahal Uni Eropa telah melarang perdagangan dengan departemen itu karena khawatir bagaimana uang tersebut akan digunakan.
  • PBB telah membayar setidaknya $ 4 M untuk pemasok bahan bakar milik rezim, yang juga masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa.
  • WHO telah menghabiskan lebih dari $ 5 juta untuk mendukung Bank Darah Nasional Suriah yang saat ini sedang dikendalikan oleh Departemen Pertahanan Assad. Laporan menunjukkan keprihatinan apakah bantuan WHO atas pasokan darah akan menjangkau mereka yang membutuhkan, atau diarahkan untuk kebutuhan militer Rezim.
  • Dua badan-badan PBB telah bermitra dengan Syria Trust charity, sebuah organisasi amal yang dipimpin oleh istri Presiden Assad, Asma, dan telah menghabiskan total $ 8.5 M. Asma Al-Assad diketahui berada di bawah sanksi AS dan Uni Eropa.
  • UNICEF telah membayar $ 267.933 kepada Al-Bustan Association, bada amal yang dimiliki dan dijalankan oleh Rami Makhlouf, orang terkaya Suriah. Dia adalah seorang teman dan sepupu Assad, dan bantuan amal hanya diberikan kepada beberapa kelompok milisi pro-rezim.
  • PBB juga memberi $ 700.000 kepada jaringan telepon selular SyriaTel dalam beberapa tahun terakhir yang dikelola oleh Makhlouf. Makhlouf diketahui juga berada pada daftar sanksi Uni Eropa dan terlibat dalam skandal korupsi.

Bantuan ini menunjukkan bagaimana PBB menjalankan operasi diam-diam dengan perusahaan dan lembaga yang telah berada di bawah sanksi AS dan Uni Eropa. Berdasarkan hasil penyelidikan ini terungkap PBB telah melakukan bisnis dengan setidaknya 258 perusahaan Suriah, dengan membayar setinggi $ 54 M, £ 36 M, dan $ 30.000. Perusahaan tersebut dilaporkan banyak yang memiliki hubungan dengan Assad, atau mereka yang dekat dengannya.

PBB berdalih pemberian bantuan tersebut untuk menyelamatkan jutaan nyawa di Suriah dan berpendapat itu harus dilakukan dengan rezim jika ingin tetap beroperasi di Suriah. Rezim selama ini diketahui telah memberlakukan pembatasan jenis bantuan apa yang dapat didistribusikan dan oleh siapa dan untuk siapa.

Rezim juga menghambat kerja PBB dan LSM lainnya, misalnya melarang impor dari Turki dan bersikeras bahwa obat-obatan harus disediakan dari dalam Suriah. PBB mengklaim hanya dapat bekerja dengan daftar mitra yang dibatasi dan harus melalui restu dari Assad.

Penyelidikan juga menyampaikan kekhawatiran bahwa bantuan hanya diprioritaskan di daerah yang dikuasai rezim.

Sumber : The Guardian

 

comments

Loading...

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here