Terungkap, Pelaku Penembak Syekh Abdul Muhsin At-Tuwaijri di Guinea, Afrika Barat

1789

Moslemtoday.com : Al Arabiya News Channel berkomunikasi dengan seorang wartawan di Guinea untuk mengetahui lebih banyak tentang sosok Moussa Kante, orang yang diduga menembak dan membunuh Syekh Abdul Muhsin Al-Tuwaijri dari Arab Saudi di desa Kantebalandougou di Guinea, Afrika Barat dan mendapatkan fotonya.

Syekh Abdul Muhsin Al-Tuwaijri adalah seorang da’i atase Arab Saudi yang bertugas di Afrika Barat. Beliau juga merupakan dewan pengurus misi amal untuk membangun masjid di desa-desa terpencil yang terletak di timur Guinea, dekat dengan perbatasan Mali. Syekh Abdul Muhsin Al-Tuwaijri terbunuh saat melakukan kunjungan di pedalaman Guinea, di desa Kantebalandougou.

Sejak pembunuhan terhadap Da’i tersebut pada hari Selasa, 16 Januari 2018 di desa KantédougouBalandou, sebuah penyelidikan dilakukan untuk menangani kasus pembunuhan terhadap Syekh Abdul Muhsin Al-Tuwaijri. Seluruh desa dimobilisasi untuk mencari pelaku, karena ini adalah situasi yang benar-benar merusak citra Guinea di mata internasional.

Jumat, 19 Januari 2018, pada sore hari, pelaku penembakan berhasil ditangkap. “Kami berhasil menangkap pelaku, pelaku diidentifikasi bernama Moussa Kanté. Dia adalah warga desa ini, berusia 27 tahun,” ungkap koresponden, seperti dilansir dari Aminata.com, Ahad, (21/1/18).

Menurut saksi mata, ketika kejadian tersebut, Moussa Kanté membawa senapan dan berada di jalan yang sama dengan da’i tersebut. Mereka mengatakan : “Kami tidak mengatakan bahwa kami melihatnya menembaki da’i tersebut, tapi dialah yang berada di lokasi waktu itu dan sejak hari itu Moussa tidak berada di desa tersebut. Dia telah melarikan diri, jadi setelah semua bukti ini, kami menilai bahwa dialah pelakunya.”

Jumat malam ini, Moussa Kanté kembali ke desa, segera setelah kami melihatnya, kami menangkapnya. “Bagaimanapun, kami tidak mencoba untuk mengetahui mengapa dia melakukannya, terserah kepada pengadilan untuk mengetahui hal itu.”

Menurut laporan Mamadou Hawa Keita, seorang editor senior di situs berita Aminata.com mengatakan kepada Al Arabiya bahwa Moussa Kanté adalah seorang penyembah berhala seperti beberapa penduduk desa.

Ceramah dan kehadiran Syekh Tuwaijri di desa tersebut tampaknya tidak menyenangkan beberapa orang kafir di desa tersebut sehingga empat orang dari mereka memutuskan untuk mengintai Syekh Tuwaijri setelah beliau menyelesaikan kunjungan di desa tersebut.

Syeikh Abdul Muhsin At-Tuwaijri mendapatkan luka tembakan sebanyak dua kali di dada saat mengendarai sepeda motor bersama seorang penduduk desa dalam perjalanan untuk kembali ke mobilnya. Syeikh Abdul Muhsin At-Tuwaijri  tewas di tempat kejadian, sementara rekannya yang memiliki sepeda motor terluka parah dan dibawa ke rumah sakit di Kankan, Guinea. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya, Aminata.com | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here