Terus Bertambah, Hampir 90.000 Rohingya Melarikan Diri dari Myanmar

774
Genosida Terhadap Muslim Rohingya

Moslemtoday.com : Hampir 90.000 Muslim Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh untuk menyelamatkan diri dari kekerasan di Rakhine State, Myanmar. Kekerasan kembali meletus di Rakhine akibat bentrokan pada 25 Agustus antara pihak keamanan dan pasukan militan Rohingya.

Sementara itu, para pejabat Myanmar menyalahkan kelompok militan Rohingya atas pembakaran rumah-rumah dan kematian warga sipil, namun para pemantau Hak Asasi Manusia dan warga sipil yang berhasil melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh mengatakan serangan pembakaran dan pembunuhan dilakukan tentara Myanmar untuk memaksa mereka keluar.

Jumlah mereka yang melintasi perbatasan tercatat 87.000, melampaui jumlah total Rohingya yang lari dari Myanmar pada Oktober 2016 lalu akibat aksi kekerasan dari militer Myanmar.

“Kami berusaha membangun rumah di sini, tapi tidak ada cukup ruangan,” ungkap Muhammad Hussein (25), yang masih mencari tempat tinggal setelah meninggalkan Myanmar empat hari lalu. “Tidak ada organisasi non-pemerintah yang datang ke sini. Kami tidak punya makanan. Beberapa perempuan melahirkan di pinggir jalan. Anak-anak yang sakit tidak bisa mendapat perawatan di sini,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Al-Arabiya, Senin, (4/9/2017).

Sebuah kamp penampungan tidak resmi dibangun di Balukhali, perbatasan Bangladesh untuk para pengungsi Rohingya setelah serangan Oktober meluas secara dramatis. Sementara yang lain, ratusan Rohingya mengelilingi di tepi jalanan disaat pengungsi yang lain memasang kain terpal pada rangka bambu untuk membuat tempat perlindungan dari badai monsoon.

Menurut laporan terbaru Badan Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di daerah perbatasan Bangladesh Cox’s Bazar. jumlah total Rohingya yang mencari perlindungan di Bangladesh sejak  Oktober sudah hampir 150.000. (DH/MTD)

Redaktur : Deli Abdullah
Sumber : Al Arabiya

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here