TGB Sebut Nabi Tidak Gunakan Istilah “Kafir” dalam Piagam Madinah

320

Moslemtoday.com : Muhammad Zainul Majdi atau yang biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) turut berpendapat tentang polemik seruan Nahdlatul Ulama agar masyarakat Muslim di Indonesia tak menggunakan istilah kafir kepada kalangan non-muslim.

Menurut TGB, Piagam Madinah yang menjadi kesepakatan atau naskah perjanjian antara Nabi Muhammad dengan masyarakat Madinah yang multiagama waktu itu tidak menggunakan istilah kafir dalam dokumen tersebut.

“Rasul Shallallahu Alayhi Wasallam menyepakati piagam bernegara bersama seluruh komponen di Madinah. Dalam piagam itu ada hak dan kewajiban yang sama. Kata kafir tidak digunakan dalam piagam itu untuk menyebut kelompok-kelompok Yahudi yang ikut dalam kesepakatan itu,” tulis TGB melalui fanspage Facebook resmi miliknya.

“Sekarang kita hidup di negara-bangsa, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan salah satu bentuk persaudaraan yang wajib dijaga dengan sesungguh hati dan sekuat-kuatnya adalah persaudaraan sebangsa, ukhuwah wathaniyah,” ungkap TGB.

Penyebutan kepada saudara sebangsa harus berpijak pada semangat persatuan dan persaudaraan. Maka menyebut orang yang beragama lain dengan sebutan non muslim tidak keliru dan bahkan lebih sesuai dengan semangat kita berbangsa.

“Itu sebabnya, dalam beragam acara publik, saat seorang muslim memimpin doa dia mengawali dengan ucapan, “ijinkan saya membaca doa secara Islam dan bagi saudara yang non muslim agar menyesuaikan”. Kalau kata non muslim diganti kafir tentu sangat tidak nyaman untuk saudara-saudara yang beragama selain Islam,” ujar TGB.

Kesepakatan ulama, istilah kafir berlaku untuk siapapun yang tidak percaya dan ingkar pada ALLOH dan RasulNya serta…

Posted by Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi on Monday, March 4, 2019

Sumber : Fanspage FB Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here