“The Independent” Terbitkan Berita Menyesatkan Tentang Laporan Al-Arabiya TV Terkait Krisis Qatar

1177

Moslemtoday.com : Koran Inggris “The Independent” telah menerbitkan berita yang menyesatkan tentang siaran TV yang baru-baru ini disiarkan oleh Al Arabiya News Channel tentang krisis Qatar.

Al Arabiya menegaskan bahwa The Independent telah mengambil laporan TV tersebut di luar konteks pemberitaan Al Arabiya, dengan mengatakan bahwa sebuah animasi yang menyajikan serangan “jet tempur Saudi menembaki pesawat sipil Qatar.”

The Independent menggambarkan adegan dalam animasi tersebut dengan mengatakan bahwa sebuah jet tempur Arab Saudi memaksa pesawat sipil Qatar untuk meninggalkan wilayah udara mereka. Bahkan The Independent mengatakan bahwa pesawat tersebut adalah jet tempur Arab Saudi. The Independent telah gagal menangkap konteks pemberitaan Al Arabiya dalam animasi tersebut.

Padahal dalam video animasi tersebut, Al Arabiya menggambarkan bagaimana hukum internasional mengizinkan suatu negara untuk menembaki pesawat-pesawat yang tidak dikenal yang telah memasuki wilayah udara mereka. Bahkan Al Arabiya merilis video animasi tersebut tanpa logo/bendera manapun pada objek pesawat.

Namun, The Independent secara gegabah telah mencampuradukkan dan memanipulasi bagian animasi yang terdapat pada video tersebut dalam sudut pandang pemberitaannya.

Selain kesalahan ini, surat kabar tersebut juga mengatakan bahwa video animasi tersebut dibuat oleh Arab Saudi padahal animasi tersebut dibuat langsung oleh Al Arabiya News Channel. The Independent telah mengabaikan fakta bahwa otoritas Saudi telah membuka rute darurat untuk pesawat Qatar untuk digunakannya jika diperlukan.

Lebih parah lagi, The Independent hanya memotong 26 detik laporan. Padahal laporan berita tersebut berdurasi hampir dua menit. Klik disini untuk menonton video tersebut.

Dalam pemberitaannya, Al Arabiya Inggris menegaskan bahwa mereka selalu menyajikan representasi akurat dari platform Arab-nya. Hal ini dilakukan untuk menghindari narasi yang berbeda antara platform berbahasa Arab dan bahasa Inggrisnya.

Al Arabiya mengatakan sebagian besar wartawan yang melaporkan video tersebut di media barat juga keluar dari konteks pemberitaan Al Arabiya. Di antara wartawan pertama yang secara keliru melaporkan video tersebut adalah Tom O’Connor dari Newsweek. Setelah pelacakan cepat tentang latar belakang O’Connor menunjukkan bahwa ia sering tampil di Al Jazeera Arabic, media Qatar yang selalu membuat berita negatif dan provokatif tentang negara-negara Teluk yang memboikot Qatar. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here