Tolak Trump, Abbas Ingin Putin Memiliki Peran Lebih Besar dalam Proses Perundingan Israel-Palestina

1500

Moslemtoday.com : Presiden Palestina Mahmoud Abbas menginginkan Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki peran lebih besar dalam proses perundingan Israel-Palestina. Abbas menegaskan bahwa AS tidak dapat lagi menjadi mediator dalam proses perundingan tersebut karena AS tidak lagi netral dalam konflik Israel-Palestina.

“Kami percaya bahwa Rusia dapat memainkan peran yang sangat penting dalam proses perundingan ini karena Rusia telah lama menekankan perlunya upaya perundingan internasional,” ungkap Abbas, seperti dilansir dari Daily Sabah, Jumat, (9/2/18).

“Kami berusaha menciptakan koalisi baru, mekanisme baru, untuk proses perundingan antara kami dan Israel, karena kami tetap berkomitmen terhadap proses tersebut,” ujar Abbas.

Abbas menilai Putin memiliki hubungan baik dengan Israel dan juga pemerintah Otoritas Palestina, serta musuh Israel lainnya seperti Suriah dan Iran, karena Rusia memposisikan dirinya sebagai penengah dalam konflik Timur Tengah.

Abbas dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi, Rusia pekan depan, tepat dua minggu setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu dengan Putin di Moskow.

“Komite Perundingan yang terdiri dari Amerika Serikat, Rusia, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa, tidak dapat lagi menjadi mediator yang relevan dalam proses perdamaian ini, Amerika Serikat harus keluar dari komite tersebut,” ujar Abbas.

Sejak tahun 2002, sebuah komite perundingan Timur Tengah telah ditugaskan untuk mempromosikan usaha perdamaian antara Israel-Palestina, namun gagal mendapatkan hasil apapun. (DH/MTD)

Sumber : Daily Sabah | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.