Tolak Tuduhan Dukung Teroris, Emir Qatar Perintahkan Perubahan Undang-undang tentang Terorisme

1699

Moslemtoday.com : Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani telah mengeluarkan sebuah dekrit tentang perubahan beberapa ketentuan undang-undang terorisme di negara tersebut. Keputusan ini ditujukan untuk menolak tuduhan bahwa Qatar mendukung terorisme.

Keputusan tersebut dirilis pada hari Kamis menurut laporan Kantor Berita Qatar, QNA. Perubahan Undang-undang itu mencakup definisi untuk istilah “teroris”, “kejahatan”, “tindakan teroris”, “entitas teroris”, “pembekuan dana” dan “pendanaan terorisme”. Keputusan ini juga mengidentifikasi prosedur yang terkait dengan beberapa “kegiatan teroris”.

Keputusan ini juga menyatakan bahwa individu dan entitas yang dituduh melakukan kegiatan “teroris” memiliki hak untuk mengajukan jawaban atas tuntutan terhadap mereka di hadapan pengadilan. Amandemen tersebut segera berlaku setelah dipublikasikan dalam siaran pers pemerintah, seperti dilansir dari Al Jazeera, Sabtu, (22/7/2017).

Keputusan ini juga merupakan hasil dari kesepakatan antara Qatar dan Amerika Serikat yang berusaha untuk mengentikan “pendanaan terorisme,” yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dan Qatar saat berkunjung ke Doha.

Qatar merupakan negara pertama di kawasan Teluk yang menandatangani kesepakatan dengan AS dalam memerangi “terorisme”. Tillerson memuji langkah Qatar karena menandatangani kesepakatan tersebut, sebagai bentuk upaya “untuk melacak dan menonaktifkan pendanaan teroris”.

Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab bulan lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan melalukan Embargo darat, laut, dan udara terhadap Qatar dengan menyebut Qatar terbukti mendukung dan mendanai apa yang mereka sebut “terorisme”, namun tuduhan tersebut ditolak keras oleh Qatar. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Weblink : http://www.aljazeera.com/news/2017/07/qatar-emir-orders-law-combating-terrorism-170720204630077.html

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here