Tuntutan Ditolak, Koalisi Teluk : Qatar Main-main dengan Tuntutan Kami, Blokade Akan Terus Berlanjut

2838
Seated from left to right at table, Saudi Foreign Minister Adel al-Jubeir, United Arab Emirates Foreign Minister Abdullah bin Zayed al-Nahyan, Egyptian Foreign Minister Sameh Shoukry, and Bahraini Foreign Minister Khalid bin Ahmed al-Khalifa meet in Cairo, Egypt, Wednesday, July 5, 2017. The foreign ministers from four Arab nations that have sought to isolate Qatar over its alleged support for extremist groups started talks Wednesday, hours after the quartet said they had received Qatar's response to their demands for ending the crisis. (Khaled Elfiqi, Pool, via AP)

Moslemtoday.com : Empat negara Arab yang memberlakukan blokade darat, laut dan udara terhadap Qatar telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan bahwa Qatar menanggapi tuntutan mereka secara main-main dan tidak serius. Tanggapan resmi Qatar tersebut disampaikan melalui Emir Kuwait yang bertindak sebagai pihak penengah dalam krisis Teluk.

Pernyataan itu disampaikan melalui konferensi pers setelah para menteri luar negeri dari Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain mengadakan pertemuan di Kairo, Mesir pada Rabu, (6/7/2017) untuk membahas tanggapan Qatar terhadap daftar tuntutan mereka. Demikian dilansir dari Al Jazeera.

Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry mengatakan bahwa tanggapan Qatar “umumnya negatif” dan menolak untuk memenuhi daftar tuntutan mereka. Dia juga menggambarkan respons Qatar sebagai “tidak mau tau atas tuntutan mereka, Qatar lebih memilih untuk mengacuhkan permintaan dari Saudaranya di Teluk.”

Menteri luar negeri Saudi mengatakan bahwa langkah lebih lanjut terhadap Qatar akan diambil. Adel al Jubeir mengatakan bahwa boikot politik dan ekonomi akan tetap bertlanjut sampai Qatar mengubah kebijakannya menjadi lebih baik. “Embargo akan tetap berlaku sampai Qatar memperbaiki kebijakannya, Kami akan terus-menerus melakukan komunikasi karena kami adalah negara yang berdaulat. Dan kami memiliki hak untuk mengambil tindakan sesuai dengan hukum internasional,” ungkap Al-Jubeir.

Menteri Luar Negeri Emirati Abdullah bin Zayed Al Nahyan lebih agresif dalam mengkritik tindakan Qatar, dengan mengatakan bahwa Qatar hanya tertarik pada penghancuran, hasutan melalui media mereka, ekstremisme dan terorisme daripada berdamai dengan saudaranya di Teluk.

Sumber : Al Jazeera | Weblink : http://www.aljazeera.com/news/2017/07/saudi-led-group-qatar-demands-170705144209453.html

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here