Turki : Arab Saudi dan UEA Tidak Dapat Ditempatkan Pada Posisi yang Sama

1101

Moslemtoday.com : Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu menggambarkan hubungan Turki-Saudi berbeda dengan Turki-UEA. Cavusoglu mengatakan bahwa Arab Saudi memang sangat sensitif terhadap sikap Turki menyikapi krisis Teluk, tetapi Arab Saudi dapat menerima sikap Turki yang netral.

Berbeda dengan Uni Emirat Arab (UEA), Cavusoglu mengatakan bahwa UEA cenderung memiliki sikap negatif terhadap Turki. Cavusoglu menambahkan bahwa posisi Arab Saudi dan UEA tidak dapat ditempatkan pada posisi yang sama.

“Arab Saudi setelah krisis Teluk telah meminta semua pihak untuk mengambil sikap, tetapi Turki memilih untuk tetap netral. Arab Saudi menghormati itu, dan hubungan Turki dengan Arab Saudi sangat baik,” ungkap Cavusoglu, seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa, (8/5/18).

Hubungan Turki dengan Arab Saudi dan UEA memang memiliki dampak dengan adanya krisis Teluk yang menyebabkan munculnya pernyataan-pernyataan negatif dari kedua negara terhadap Turki.

Seperti beberapa waktu lalu, Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad Bin Salman menyebut ada segitiga kekuatan jahat yang ingin berkuasa di wilayah itu. Beberapa media merujuk pernyataan MBS tersebut pada Turki, Iran dan ISIS.

Namun Kedutaan Arab Saudi di Turki langsung mengklarifikasi pemberitaan di media tersebut, bahwa yang dimaksud oleh Putra Mahkota MBS dalam pernyataannya adalah kelompok Ikhwanul Muslimin, Iran dan ISIS, bukan Turki.

Adapun perselisihan dengan UEA, Beberapa waktu lalu, Menteri Luar Negeri Abdullah bin Zayed mengatakan dalam sebuah pernyataan di Kairo bahwa Dunia Arab sedang menghadapi potensi agresi oleh non-Arab seperti Iran, Israel dan Turki. UEA dan Turki kemudian terlibat perang kata-kata di media sosial. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here