Turki Bergabung dengan BRICS Akan Menjadi Kejutan Serius bagi Uni Eropa dan Amerika Serikat

4467
Turki Bergabung dengan BRICS Akan Menjadi Kejutan Serius bagi Uni Eropa dan Amerika Serikat

Moslemtoday.com : Bergabungnya Turki dengan blok ekonomi BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina dan Afrika Selatan), setelah perjalanan panjang untuk bergabung dengan Uni Eropa tidak membuahkan hasil, akan membuat kejutan serius bagi UE dan AS.

“Perekonomian Turki adalah salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia, meskipun terjadi peristiwa politik beberapa tahun terakhir dan kedekatan geografisnya dengan titik konflik terpanas di Timur Tengah,” kata analis Vladimir Rojankovski dari Pusat Keuangan Internasional, seperti dilansir dari Russia Today, Sabtu, (4/8/2018).

“Turki adalah negara sekuler dengan penduduk mayoritas Muslim, Turki lebih berkembang dibandingkan dengan negara-negara Islam tetangganya di wilayah tersebut. Bergabungnya Turki ke blok negara-negara dengan arus utama Rusia-Cina adalah kejutan serius bagi Eropa dan Amerika Serikat,” tambah analis tersebut.

Dalam hal PDB, Turki menempati peringkat ke-17 di dunia. Dalam hal PDB jika disesuaikan untuk PPPC (purchasing power parity of citizens) terletak diangka 13. Ini berarti bahwa dari sudut pandang ekonomi, Turki setara dengan semua negara BRICS dan berada di atas Afrika Selatan.

Keinginan Turki untuk bergabung dengan BRICS diumumkan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin lalu. “Kami berada di G20 bersama lima negara BRICS. Saya berharap BRICS akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membiarkan Turki bergabung dan mengambil tempat di BRICS,” kata Erdogan kepada Hurriyet di sela-sela Forum BRICS di Afrika Selatan.

BRICS didirikan pada 2006 di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg. Dibentuk oleh Brasil, Rusia, India dan Cina. Afrika Selatan bergabung dengan blok tersebut pada tahun 2010.

Negara-negara BRICS mencakup 26,46 persen dari luas daratan dunia, dan 42,58 persen penduduk dunia.

Menurut IMF, negara-negara anggota BRICS menghasilkan hampir seperempat dari PDB dunia pada tahun 2015 dan telah menyumbang lebih dari separuh pertumbuhan ekonomi global dalam 10 tahun terakhir. Pada tahun 2050, BRICS disebut akan mengalahkan negara-negara terkaya di dunia saat ini. (DH/MTD)

Sumber : Russia Today | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here