Turki Melihat Peluang Hubungan yang Lebih Erat dengan China

1081

Moslemtoday.com : Turki dan China berbagi kesamaan visi untuk menghasilkan resolusi konflik damai sebagai bagian dari kebijakan luar negeri mereka. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu, seperti dilansir dari Media Turki, Daily Sabah, Sabtu, (11/11/2017)

Dalam sebuah wawancara dengan Xinhua, Çavuşoğlu mengatakan bahwa hubungan bilateral telah meningkat ke tingkat yang sangat positif dan konstruktif dalam beberapa tahun terakhir, ditambah dengan pertemuan bilateral reguler melalui berbagai mekanisme konsultasi dan beberapa pertemuan antara Presiden Recep Tayyip Erdogan dan rekannya dari China Presiden Xi Jinping.

“Kerjasama strategis kami kuat, hubungan ekonomi dan perdagangan kami stabil dan kami meliwat potensi besar untuk perbaikan lebih lanjut ke depannya,” kata Çavuşoğlu dan menambahkan bahwa Turki antusias untuk memainkan peran lebih aktif dalam kerjasama regional dan global melalui Belt and Road initiative and the Asian Infrastructure Investment Bank.

Çavuşoğlu juga mengungkapkan harapan untuk lebih banyak hubungan people-to-people, dengan mengatakan Tahun Pariwisata Turki di China pada tahun 2018 dapat memberi hubungan kerjasama yang lebih besar.

“Pendekatan tulus Presiden Xi ke Turki sesuai dengan kemauan Presiden Erdogan untuk memperbaiki hubungan kami dengan China. Saya tidak ragu bahwa visi dan tekad ini akan terus memberikan hasil yang positif,” ungkap Çavuşoğlu.

Çavuşoğlu juga menambahkan bahwa Turki percaya bahwa kepemimpinan Partai Komunis Cina yang baru akan melanjutkan jalan negara menuju masa depan yang lebih baik dan produktif dan mengajukan gagasan baru untuk kerja sama internasional.

Çavuşoğlu mengatakan bahwa dia yakin bahwa China akan terus mengemukakan “gagasan baru dan segar” terhadap kerja sama internasional.

“Membangun kemitraan baru, dengan fokus pada pembangunan, memprioritaskan rasa saling menghormati adalah faktor kunci untuk masa depan,” tambahnya.

Pada proyek Belt and Road China, dia mengatakan bahwa Turki telah sepakat untuk menyelaraskan proyek Koridor Tengah dengan inisiatif tersebut, yang bertujuan untuk membangun jaringan perdagangan dan infrastruktur yang menghubungkan Asia dengan Eropa dan Afrika dan menghidupkan kembali jalur sutra yang terkenal di zaman kuno.

Koridor Tengah adalah jaringan transportasi yang diusulkan yang membentang dari Laut Kaspia melalui Turki dan Azerbaijan ke Asia Tengah dan China. (DH/MTD)

Sumber : Daily Sabah

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here