Turki mengutuk serangan teror ‘keji’ di Iran

44
Setidaknya 27 anggota Pengawal Revolusi Iran tewas dalam pemboman bunuh diri

Moslemtoday.com : Kementerian Luar Negeri Turki pada hari Kamis mengutuk bom bunuh diri di Iran tenggara dan memberikan belasungkawa kepada rakyat dan pemerintah Iran.

Sebuah pernyataan di situs web kementerian mengatakan: “Kami telah menerima berita itu dengan sangat sedih bahwa serangan teroris yang menargetkan sebuah bus yang membawa tentara di provinsi Sistan-Baluchestan, yang terletak di tenggara Iran, mengakibatkan banyak korban jiwa dan menyebabkan banyak orang tewas dan terluka.

“Kami mengutuk keras serangan teroris keji ini. Kami berharap belas kasihan Allah atas mereka yang kehilangan nyawa mereka dan mempercepat pemulihan bagi yang terluka. Kami menyampaikan belasungkawa kami kepada orang-orang dan Pemerintah Iran. “

Setidaknya 27 anggota Pengawal Revolusi Iran tewas pada hari Rabu ketika sebuah kendaraan bermuatan bom menargetkan sebuah bus yang mengangkut personel. 

Di masa lalu Iran menuduh saingan regionalnya, Sunni Arab Saudi Arabia, mendukung kelompok separatis Sunni yang telah menyerang pasukan keamanannya. Namun Riyadh telah membantah tuduhan itu.

Otoritas Muslim Syiah Iran mengatakan kelompok-kelompok militan beroperasi dari tempat-tempat yang aman di Pakistan dan telah berulang kali meminta negara tetangga untuk menindak mereka.

Seorang pembom bunuh diri mengendarai kendaraan yang sarat dengan bahan peledak menyerang sebuah bus yang mengangkut anggota Pengawal, kata pasukan itu dalam sebuah pernyataan. Tiga belas orang terluka.

Sementara kelompok-kelompok militan Sunni tidak dianggap sebagai ancaman besar, serangan itu merupakan pukulan baru bagi pendirian keamanan Iran, yang sering mengatakan mereka dapat mengusir ancaman apa pun, sebesar apa pun, bahkan dari Amerika Serikat dan sekutunya Israel.

Kekerasan hari Rabu tersebut tidak terjadi sekali saja namun selama satu bulan di mana Iran telah memperingati Revolusi Islam 1979 yang menyapu kekuasaan Shah yang didukung AS. Teheran memamerkan rudal balistik yang menentang upaya AS untuk mengekang kekuatan militernya. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif tampaknya menyalahkan Amerika Serikat atas serangan itu, mengutip sebuah konferensi yang disponsori AS di Warsawa yang bertujuan mengumpulkan dukungan untuk lebih mengisolasi Iran.

Sumber : Anadolu agencyReuters| Redaktur : Fairuz syaugi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

 

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here