Turki Peringatkan AS : “Hentikan Dukungan untuk YPG Kurdi atau Perang!!”

1635

Moslemtoday.com : Turki memperingatkan Amerika Serikat untuk menghentikan dukungannya terhadap pasukan YPG Kurdi atau akan menghadapi pertempuran langsung dengan Pasukan Turki yang sedang melakukan operasi militer di wilayah Afrin dan Manbij, Suriah Utara yang berbatasan dengan Turki.

Komentar tersebut muncul dari pemerintah Presiden Tayyip Erdogan setelah Departemen Luar Negeri AS mendesak Turki untuk tidak melakukan operasi militer menyerang pasukan YPG Kurdi di wilayah tersebut. AS mendesak Ankara untuk tetap fokus memerangi militan ISIS di wilayah tersebut.

Operasi militer Turki terhadap YPG dinilai AS sebagai ancaman keamanan yang akan membuka front baru dalam perang sipil multi-pihak di Suriah. Kelompok YPG Kurdi Suriah adalah sekutu utama AS dalam memerangi ISIS.

Sementara itu, Ankara menganggap pejuang YPG Kurdi sebagai organisasi “teroris” yang memiliki hubungan dengan pemberontak Kurdi (PKK) di Turki.

“Mereka yang mendukung organisasi teroris ini akan menjadi sasaran dalam pertempuran ini. Amerika Serikat perlu meninjau kembali dukungan mereka terhadap kelompok teroris ini untuk menghindari pertempuran langsung dengan Turki,” ungkap Wakil Perdana Menteri Bekir Bozdag, seperti dilansir dari Reuters, (26/1/18).

Amerika Serikat memiliki sekitar 2.000 tentara di Suriah, yang secara resmi merupakan bagian dari pasukan koalisi pimpinan internasional melawan ISIS. Washington telah membuat marah Ankara dengan memberikan dukungan senjata, pelatihan dan udara kepada pasukan YPG Kurdi Suriah yang dilihat Turki sebagai teroris.

Presiden AS Donald Trump mendesak Erdogan pada hari Rabu kemarin untuk membatasi operasi militer di Suriah. Sedangkan Menteri luar negeri Turki mengatakan bahwa Presiden Erdogan mengatakan kepada Trump bahwa pasukan AS harus menarik diri dari Manbij.

Hubungan antara Ankara dan Washington semakin memanas akhir akhir-akhir ini karena dukungan AS terhadap YPG Kurdi dan isu regional lainnya, seperti : masalah Jerusalem, Ekstradisi FETO dari AS, dan ketegangan visa antar kedua negara. (DH/MTD)

Sumber : Reuters | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here