UEA : Qatar Lebih Memilih Membocorkan Daftar Tuntutan Arab ke Media

3780

Moslemtoday.com : Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Anwar Gargash mengatakan alih-alih untuk membahas daftar tuntutan yang diajukan oleh negara-negara Teluk, Qatar lebih memilih untuk membocorkannya ke media.

Sheikh Gargash dalam pernyataan pers-nya mengatakan bahwa Qatar sama sekali tidak menghormati upaya mediasi yang telah dilakukan Kuwait. Demikian dilansir Al Arabiya, Ahad, (26/6/2017).

Gargash menggambarkan membocorkan daftar tuntutan ke media sebagai “tindakan ceroboh.” Dia juga mengatakan bahwa Qatar berusaha untuk mempromosikan agenda Iran.

Awal pekan ini, dilaporkan bahwa Kuwait telah menyerahkan 13 daftar tuntutan ke Qatar dari Arab Saudi, Bahrain, UEA dan Mesir, dan memberikan Qatar waktu 10 hari untuk melaksanakannya.

Daftar tuntutan tersebut di antaranya Qatar harus menutup Kantor Berita Al Jazeera, memutus hubungan diplomatik dengan Iran dan menghentikan pembangunan pangkalan militer Turki di Qatar dan mengakhiri kerja sama militer dengan anggota NATO tersebut.

Gargash menyebut Al Jazeera sebagai media yang mempromosikan agenda-agenda kelompok ekstremis di Timur Tengah. “Kami mencoba menghentikan Qatar dalam mendukung terorisme. Kami tidak dapat lagi menerima dari Qatar apa yang telah kami terima dalam beberapa tahun terakhir ini,” tegas Gargash.

Setelah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, Arab Saudi, Mesir, UEA dan Bahrain merilis daftar puluhan nama orang dan organisasi yang dianggap terkait terorisme yang memiliki hubungan dengan Qatar. Keempat negara tersebut juga menyebut Qatar mendukung kelompok ekstremis teroris dan Iran. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya | Weblink : https://english.alarabiya.net/en/News/gulf/2017/06/24/UAE-minister-Qatar-leaked-the-Gulf-demands-instead-of-discussing-them.html

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here