UIN Jakarta Anugerahkan Doktor Honoris Causa untuk Menteri Arab Saudi

17

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa (Dr. HC.) dalam bidang kajian Pemikiran Islam kepada Menteri Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi Syaikh Abdullathif bin Abdulazis bin Abdul Rahman Aal al-Syaikh. Penganugerahan diberikan kepada Syeikh Abdulathif dalam Sidang Senat Terbuka UIN Jakarta di Auditorium Harun Nasution, Senin (28/3/2022).

Sidang senat dibuka langsung Ketua Senat Universitas Prof. Dr. H. Abuddin Nata bersama Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis. Bertindak selaku Promotor dan Co-Promotor penganugerahan Dr. HC., yaitu Guru Besar UIN Jakarta Prof. Dr. K.H. Said Agil Husin al-Munawar dan Rektor Amany sendiri.

Dalam pidatonya, Profesor Said mengungkapkan, Syaikh Abdullathif merupakan salah satu figur penting dalam keislaman dan keilmuan di Arab Saudi dan dunia masa kini. Selain memiliki latar belakang pendidikan dan keilmuan Islam, Syaikh Abdullathif juga memiliki pengalaman luas sebagai pejabat dengan peran penting bidang pemikiran Islam sehingga layak dianugerahi Dr. HC.

“Dari daftar riwayat hidupnya, kita melihat Syaikh Abdullathif layak mendapatkan anugerah Dr. HC. dari UIN Jakarta,” ungkap Profesor Said.

Diketahui, Syaikh Abdullathif tercatat meraih ijazah sarjana bidang Syariah dan magister bidang Fiqih Muqoron. Selanjutnya, ia lulus di jenjang pendidikan doktor bidang keilmuan dakwah dari Universitas Imam Muhammad bin Saud.

Dalam karir pemerintahannya, Syaikh Abdullathif tercatat menduduki sejumlah jabatan penting dalam pemerintahan Arab Saudi. Ia misalnya dipercayai menduduki jabatan bidang kehidupan syiar Islam dan Ulama Muslim dan terakhir diangkat menjadi Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan pada 2018.

Dalam berbagai kesempatan, Syaikh Abdullathif cukup aktif dalam mendorong dakwah Islam Wasathiyah. Dengan peran pentingnya di jajaran pemerintahan, upayanya dalam mengimplementasikan dakwah Islam bercorak moderat menjadi sangat menentukan corak keislaman Arab Saudi saat ini.

Rektor UIN Jakarta sekaligus Co-Promotor Profesor Amany mengatakan, UIN Jakarta menganugerahkan Dr. HC. kepada Syaikh Abdullathif karena jasanya dalam mendorong perkembangan kajian keislaman di banyak negara dunia, bukan hanya Arab Saudi. Selain itu, Syaikh Abdullathif juga berperan penting dalam memperkuat pemahaman Islam Wasathiyah di lingkungan Kerajaan Arab Saudi dan lingkungan luar kerajaan.

“Yang Mulia Syaikh Abdullathif sangat berjasa dalam menyebarkan budaya moderasi beragama serta toleransi antar ulama dan cendekiawan,” jelasnya.

Lebih jauh, Amany berharap anugerah ini makin mempererat hubungan kerja sama masyarakat dan pemerintahan Arab Saudi dan Indonesia, tidak hanya di bidang keagamaan, tapi juga di bidang pendidikan.

Mewakili Menteri Agama, Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Dr. K.H. Zainut Tauhid menilai pemberian Dr. HC. kepada Syaikh Abdullathif sangat tepat. Menurutnya, Syaikh Abdullathif merupakan figur menteri Arab Saudi yang progresif, inovatif, tegas dan berwibawa serta sinergis dengan Kemenag RI dalam mendorong Islam wasathiyah.

“Dalam konteks ini, penganugerahan Dr. HC. kepada Yang Mulia sangat tepat. Dan kami sangat berharap penganugerahan ini merupakan pertanda bahwa Kerajaan Arab Saudi dan Indonesia telah bersepakat dan saling mendukung untuk terus menegakkan ajaran Islam yang memberikan rahmat bagi seluruh alam,” katanya.

Mewakili Menteri Agama, Wamenag juga berharap penganugerahan ini mampu memberikan ruang bagi kerja sama bidang pendidikan antar kedua negara. Pendidikan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, seperti UIN Jakarta yang bervisi integrasi Islam dan ilmu pengetahuan memungkinkan kerja sama dalam berbagai rumpun keilmuan secara lebih lengkap.

Selain pimpinan senat dan rektorat, sidang senat terbuka penganugerahan Dr. HC. kepada Syaikh Abdullathif juga dihadiri sejumlah pejabat. Selain Wamenag, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syeikh Essam bin Abed al-Thaqafi dan Kepala Atase Agama Kedutaan Saudi Arabia Ahmad bin Isa Al Hazmiy juga turut hadir.

Dua pejabat Kemenag, yaitu Direktur Jenderal Bimbingan Islam Kemenag Prof. Dr. Kamaruddin Amin dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Prof. Dr. Ali Ramdhani juga turut hadir. Begitu juga Ketua Ikatan Alumni UIN Jakarta sekaligus Ketua F-PG DPR RI Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily. (mf/zm)

Sumber : uinjkt.ac.id

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here