Uni Eropa Peringatkan Israel untuk Tidak Menganeksasi Lembah Yordan, Palestina

631

Moslemtoday.com : Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell Fontelles mendesak Israel untuk tidak menganeksasi Lembah Yordan dan wilayah lain di Tepi Barat, Palestina. Borrel memperingatkan protes Palestina akan meningkat jika Israel terus memaksakan diri menganeksasi wilayah tersebut.

“Aneksasi mungkin bisa terjadi, tetapi saya tidak yakin ini akan berjalan dengan damai,” kata Borrel di Parlemen Eropa, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Rabu, (12/2/2020).

Borrell yang melakukan perjalanan ke Washington pekan lalu, juga menegaskan kembali penolakannya terhadap beberapa bagian dari proposal perdamaian Trump. Proposal Trump memberi Israel sebagian besar dari apa yang telah dicarinya selama beberapa dekade konflik, termasuk hampir semua tanah Palestina di mana Israel telah membangun pemukiman ilegal.

“Proposal diajukan dua minggu lalu jelas bertentangan dengan parameter yang disepakati secara internasional. Sulit untuk melihat bagaimana proposal ini dapat membawa kedua belak pihak ke meja perundingan,” tambah Borrel.

“Saya membuat poin ini kepada rekan saya di AS : Kita perlu bertanya pada diri sendiri apakah rencana ini memberikan dasar untuk kemajuan atau tidak,” ungkap Borrel.

Israel merebut Tepi Barat pada perang 1967. Otoritas Palestina ingin menjadikan wilayah itu sebagai negara masa depan, tetapi PM Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa ia akan menganeksasi wilayah itu jika memenangkan pemilihan kembali.

Sekitar 65.000 warga Palestina dan 11.000 pemukim Israel tinggal di Lembah Jordan. Kota terkenal di sana adalah Kota Jericho, dengan sekitar 28 desa dan beberapa komunitas Arab Badouein. (DH/MTD)

Sumber : Middle East Monitor | Redaktur : Hermanto Deli

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here