Untuk Temukan Vaksin, Para Peneliti Infeksi Monyet dengan Virus Corona di Laboratorium

147

Moslemtoday.com : Para peneliti di The National Institutes of Health (NIH) AS telah menginfeksi monyet-monyet di laboratorium dengan virus corona dalam upaya untuk menemukan vaksin untuk virus tersebut. Penelitian yang dipimpin oleh Dr Emmie de Wit, menguji obat antivirus yang awalnya dibuat untuk Ebola pada 18 monyet.

Para akademisi yang melakukan penelitian tersebut berharap uji coba ini bisa berhasil.

“Data kami menunjukkan bahwa remdesivir adalah pengobatan antivirus yang menjanjikan terhadap MERS yang dapat dipertimbangkan untuk diterapkan dalam uji klinis. Mungkin juga memiliki utilitas untuk coronavirus terkait seperti coronavirus baru 2019-nCoV yang muncul dari Wuhan, Cina,” ungkap NIH dalam pernyataannya, seperti dilansir dari News.com.au, Selasa, (25/2/2020).

Namun, para ilmuwan perlu menjalani uji coba pada manusia untuk memastikan obat tersebut dapat bekerja.

Seorang juru bicara NIH mengatakan: “Remdesivir sebelumnya melindungi hewan terhadap berbagai virus dalam percobaan laboratorium. Obat ini telah ditunjukkan secara eksperimental untuk secara efektif mengobati monyet yang terinfeksi virus ebola, SARS dan MERS.

“Setidaknya dua uji klinis remdesivir untuk 2019-nCoV sedang berlangsung di Cina, dan pasien lain dengan infeksi 2019-nCoV telah menerima obat di bawah protokol penggunaan yang ketat,” ungkap Jubir tersebut.

Virus Corona yang dikenal sebagai COVID-19, sekarang memiliki hampir 80.000 kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia, termasuk lebih dari 2.600 kematian hingga hari ini. (DH/MTD)

Sumber : News.com.au | Redaktur : Hermanto Deli

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here