(Update) Hasil Voting PBB : 128 Negara Mendukung Palestina, 9 Negara Menolak, 35 Negara Abstain

17264

Moslemtoday.com : Mayoritas negara-negara di dunia menyampaikan kecaman terhadap Amerika Serikat dalam proses pemungutan suara dalam Sidang Darurat Majelis Umum PBB di kota Newyork, AS, Kamis, (22/12/17) dan meminta Amerika Serikat untuk membatalkan keputusannya yang mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel.

Pemungutan suara tetap dilakukan meski ada beberapa ancaman dari Presiden AS Donald Trump dan Dubes AS untuk PBB Nikki Haley yang memperingatkan bahwa Washington akan mencatat negara-negara mana yang “menentang” AS dan mengancam akan menghentikan bantuan keuangan ke negara-negara tersebut.

Meskipun ada peringatan dari AS, 128 negara anggota PBB mendukung Palestina, 9 negara menolak, dan 35 negara lainnya memilih untuk abstain. Adapun ke-9 negara itu adalah : Amerika Serikat, Guatemala, Honduras, Micronesia, Marshall Islands, Nauru, Palau, Togo dan Israel.

Sementara itu 35 negara yang memilih abstain adalah : Kanada, Argentina, Australia, Kamerun, Antigua-barbuda, Bahamas, Benin, Bhutan, Bosnia-Herzegovina, Colombia, Kroasia, Ceko, Dominika, Equatorial Guinea, Fiji, Haiti, Hungaria, Jamaica, Kiribati, Latvia, Lesotho, Malawi, Mexico, Panama, Paraguay, Filipina, Polandia, Rumania, Rwanda, Solomon Islands, Sudan Selatan, Trinidad-Tobago, Tuvalu, Uganda, Vanuatu. (Data selengkapnya klik disini)

Meskipun jumlah 128 negara yang memilih resolusi tersebut kurang dari harapan Palestina. Presiden Palestina Mahmoud Abbas tetap menggambarkan hasil voting tersebut sebagai “kemenangan bagi Palestina” dan pukulan diplomatik yang serius bagi Trump dan Israel.

Berdasarkan pemungutan suara tersebut, Sidang Majelis Umum PBB mengeluarkan sebuah resolusi menolak pengakuan Amerika Serikat atas Jerusalem sebagai ibukota Israel, dengan 128 negara anggota memilih untuk menyetujui resolusi tersebut dan hanya sembilan suara yang menentangnya.

Resolusi tersebut mengatakan bahwa setiap keputusan dan tindakan yang dimaksudkan untuk mengubah, karakter, status atau komposisi demografis kota Jerusalem tidak memiliki efek hukum, tidak sah dan tidak berlaku lagi dan harus dibatalkan demi hukum.

Resolusi PBB tersebut menuntut Amerika Serikat menarik keputusan 6 Desember mengenai Jerusalem dan membatalkan rencana pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Jerusalem. Dengan hasil voting atas Resolusi ini, pengakuan Trump terhadap Jerusalem sebagai ibukota Israel batal dan tidak berlaku. (DH/MTD)

Sumber : The Guardian, NY Times, Al Jazeera
Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here