Ustadz Ahmad Zainuddin : “Liberalis Madzhab Fikih”

2009
LIBERALIS MADZHAB FIKIH
Kalau isu Liberalisme Agama sudah lama TIDAK LAKU di tengah kaum muslimin.
Sekarang lagi ramai di dunia maya dan nyata tentang LIBERALIS MADZHAB FIKIH.
Apakah itu Liberalis madzhab fikih?
Liberalis adalah Kaum penganut liberalisme dan liberalisme adalah usaha perjuangan menuju kebebasan, maka jika ditambahkan kata madzhab fikih BERARTI maksudnya adalah: Orang-orang yang menganut dan mengusung usaha perjuangan untuk kebebasan bermadzhab fikih. POKOKNYA selama terjadi khilaf dan perbedaan pendapat di antara para ulama, maka dipersilahkan:
  1. Memilih salah satunya, karena semuanya sama, sama-sama perkataan para ulama
  2. Memilih salah satunya, dan tidak boleh melemahkan apalagi menyesatkan pendapat lain.
  3. Memilih salah satunya dan tidak usah membicarakan pendapat lain karena dikhawatirkan memecah belah umat Islam.
  4. Memilih salah satunya, dan tidak perlu dibesar-besarkan karena *MASIH* banyak yang lain yang lebih penting.
  5. Memilih salah satunya dan bahkan tidak perlu dibicarakan masalahnya agar keadaan tetap kondusif dan dakwah biar *lebih sejuk* dan *lebih cepat* dapat sikap penerimaan dari kaum muslimin.

Wahai saudaraku Muslim…

Pendapat ini keliru dan kurang tepat bahkan dapat menyebabkan kefatalan beragama di tengah kaum muslimin…. karena :

  1. Yang benar adalah SEBAGAI HAMBA, KITA WAJIB MENGHAMBAKAN DIRI KEPADA ALLAH DENGAN APA YANG DIINGINKAN OLEH ALLAH, BAIK YANG ADA DI DALAM AL QURAN DAN HADITS SHAHIH DENGAN PEMAHAMAN SALAFUSH SHALIH.
  2. Yang benar adalah JIKA SUDAH NAMPAK AYATNYA ATAU HADITSNYA DENGAN PEMAHAMAN YANG BENAR, TIDAK HALAL BAGI SESEORANG MENINGGALKANNYA DEMI PERKATAAN SIAPAPUN DARI MANUSIA.

Wahai Saudaraku hafizhakumullah…

Begitu banyak ayat dan hadits yang shahih yang menunjukkan hal di atas, yaitu SELALU MENGEMBALIKAN SEGALA PERSELISIHAN KEPADA AL QURAN DAN HADITS SHAHIH, semoga ayat ini salah satunya sudah mencukupi:
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُّبِينًا
Artinya: “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al Ahzab: 36).

PESAN PENTINGNYA : Jika belajar madzhab TETAPI tetap konsisten dengan dalil dari Al Quran dan Hadits yang shahih dengan pemahaman salafush shalih, maka NISCAYA INILAH PILIHAN TERBAIK.

Ditulis oleh Ahmad Zainuddin Al Banjary
Banjarmasin, 9 Syawwal 1438H.

Sumber : Fanspage Ustadz Ahmad Zainuddin Al-Banjary

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here