Ustadz Endang Abu Rufaydah, Lc. MA : “Keutamaan Tauhid”

696

KEUTAMAAN TAUHID

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk” [al-An’am/6 : 82]

A. TAFSIR IJMALI

Allah mengabarkan kepada kita bahwa siapa saja yang mentauhidkan Allah serta tidak mencampuradukkan Tauhidnya dengan kesyirikan, maka Allah akan menjanjikkan baginya keselamatan dari Neraka di Akhirat dan akan memberikan petunjuk untuk menempuh jalan yang lurus di dunia. Sebakiknya siapa saja yang melakukan kedzaliman (kesyirikan) maka ia tidak akan mendapatkan keselamatan dan petunjuk dari Allah.

B. FAIDAH AYAT
1. Keutamaan Tauhid dan buahnya, yaitu seorang akan mendapatkan keamanan dan petunjuk di dunia dan di akhirat.
2. Seorang yang tidak beriman dan mentauhidkan Allah, bahkan ia melakukkan kesyirikan, maka orang tersebut tidak akan mendapatkan keamanan dan petunjuk. Namun sebaliknya, dia akan menjadi orang yang tersesat dan celaka.
3. Menurut Ahlus Sunnah wal Jamaah, definisi iman adalah meyakini dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkannya dengan anggota badan, ia akan bertambah dengan ketaatan dan akan berkurang karena sebab perbuatan dosa dan maksiat.
4. Seorang yang meninggal dalam keadaan Syirik tidak akan diampuni oleh Allah.
5. Syirik menyebabkan ketakutan baik di dunia maupun di akhirat.
6. Orang yang melakukkan kesyirikan akan terhalang dari petunjuk.

Disadur dari Kitab Mulakhos At Tauhid

📝 Oleh : Ustadz Endang Abu Rufaydah

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here