(Video) “Matilah Rouhani, Matilah Diktator!!” : Teriak Ribuan Demonstran Anti-Rouhani di Iran

984

Moslemtoday.com : Ribuan warga di sejumlah kota di Iran termasuk kota Masyhad di timur laut turun ke jalan dalam aksi demonstrasi untuk melawan pengangguran, meningkatnya angka kemiskinan dan semakin meningkatnya biaya hidup.

Pengunjuk rasa mengangkat slogan-slogan: “Matilah Rouhani, Matilah Diktator”. Biasanya istilah “diktator” ditujukan untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Para pemrotes juga melambaikan spanduk yang mengecam campur tangan Iran di wilayah Arab.

Protes serupa juga diadakan di kota-kota Neyshabur, Shahroud, dan Yazd. Ada ungkapan-ungkapan “Death to the Dictator” dan “Death to the Rouhani”.

Para demonstran juga meneriakkan : “Lupakan Suriah, pikirkan tentang kami”, “Jangan takut, kita semua bersama-sama disini.”

Masyhad adalah kota terpadat kedua di Iran dan ibukota Provinsi Razavi Khorasan. Terletak di timur laut negara itu, berbatasan dengan Turkmenistan dan Afghanistan.

Di Masyhad, pasukan keamanan negara menyerang dan menembakkan gas air mata ke kerumunan para demonstran. Awal pekan ini, aksi demonstrasi juga pecah di Isfahan, Iran tengah, sebagai protes terhadap krisis pengangguran.

Pejabat di Isfahan memperingatkan adanya krisis pengangguran yang memburuk, dengan statistik menunjukkan bahwa lebih dari 27.000 orang dipecat dari pekerjaan mereka karena perusahaan bangkrut dalam sembilan bulan terakhir.

Maryam Rajavi, Presiden terpilih Dewan Nasional Oposisi Iran (NCRI), menggambarkan aksi demonstrasi hari ini di Masyhad sebagai indikasi keinginan rakyat yang kuat dan aksi nasional untuk menggulingkan rezim Rouhani. Dia mengatakan bahwa demonstrasi hari ini di berbagai wilayah di Iran sekali lagi menunjukkan bahwa penggulingan rezim dan pembentukan demokrasi dan kedaulatan rakyat adalah tuntutan rakyat Iran secara nasional.

Rajavi mengatakan, sementara sebagian besar rakyat Iran menderita kemiskinan, inflasi, dan pengangguran, sebagian besar kekayaan dan pendapatan nasional digunakan untuk aparat militer dan intelijen dan untuk berperang dan campur tangan di negara-negara Arab atau sedang dikorupsi oleh pejabat senior rezim tersebut.

Maryam Rajavi mengatakan : “Jadi, selama rezim ini berkuasa, ekonomi dan kesejahteraan orang-orang Iran akan memburuk, dan satu-satunya solusi terhadap penyakit ekonomi dan sosial dan krisisnya adalah penggulingan rezim ini.” (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2017) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here