(Video) Raja Salman : “Wajib Bagi Kita Semua Menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah Sebagai Tolak Ukur”

1280

Moslemtoday.com : Raja Salman bin Abdulaziz Alsaud dalam salah satu pidatonya mengatakan bahwa wajib bagi setiap muslim untuk selalu menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pegangan, standar, tolak ukur dalam kehidupannya.

Simak pernyataan lengkap Raja Salman berikut ini :

Bismillahirahamanirrahim,

Saya sangat bergembira dapat bertemu dengan kalian semua pada hari ini. Dan kita, alhamdulillah, masyarakat yang erat ikatannya, walhamdulillah.

Para cendekiawan kita, jurnalis, dan semuanya memiliki posisi yang sama di negara kita ini.

Begitu pula dengan warga lain yang bekerja di pelbagai sektor lainnya, alhamdulillah, semuanya bersaudara saling mencintai dan tolong menolong dalam kebenaran dan takwa.

Dan kita ini, wahai saudara-saudari, putra dan putri di negeri Islam dan muslimin, berada di negara kiblatnya umat Islam. Oleh karenanya, merupakan kewajiban bagi setiap penulis sebagaimana juga kita semuanya, agar selalu berada di atas al-Kitab dan as-Sunnah yang negara ini berdiri di atasnya.

Negara kita, juga menjadi pusat menghadapnya setiap muslim di dunia setiap 5 waktu shalat ke Makkah al-Mukarramah. Di sana diturunkannya wahyu dan tempat keluarnya risalah Islam, sebagaimana juga kota Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Untuk itu, penting bagi para cendekiawan kita selalu menjadikan al-Kitab dan as-Sunnah sebagai tolak ukur, sebagaimana mereka juga seperti itu, insyaaAllah, untuk kepentingan negeri ini, sebagai kepentingan yang besar.

Betapa nikmat kerajaan ini yang merupakan bagian terbesar dari jazirah Arab, sebagai negeri Arab yang utama, sebagaimana menjadikan al-Kitab dan as-Sunnah yang utama.

Dan saya katakan selalu dan saya ulang-ulangi, cukuplah bagi bangsa Arab menjadi mulia dengan al-Quran yang diturunkan kepada nabi orang Arab di tanah Arab dengan bahasa Arab. Ini merupakan nikmat besar, tetapi kita juga memikul tanggung jawab yang besar pula. Kita harus mendidik generasi muda, anak-anak kita, untuk mengetahui dan memahami apa urgensinya negeri kita ini.

Kita, alhamdulillah, merasakan nikmatnya keamanan dan kenyamanan di dalam negeri ini. Para jemaah haji berdatangan ke Baitullah, jemaah umrah dan penziarah berkunjung dengan aman dan tenang di antara Makkah dan Madinah, alhamdulillah. Mereka menyeberang dari Laut Merah ke teluk, sebagaimana mereka juga melakukan perjalanan dari Selatan ke Utara.

Ini semua adalah nikmat dari Rabb kita, maka wajib bagi kita untuk memuji Allah atas nikmat-nikmat ini semua.

Akan tetapi, tidak akan pernah ada nikmat tersebut kecuali setelah negara yang kita tempati ini, didirikan oleh Abdul Aziz dan diteruskan anak keturunannya, keluarga Su’ud, Faisal, Khalid, Fahd, dan Abdullah, yang menjadikan al-Kitab dan as-Sunnah sebagai dasar negara ini. Maka, munculah satu bangsa kita, alhamdulillah.

Saya ingin mengatakan kepada kalian semuanya, wahai saudara-saudara, saat ini kita mempunyai tanggung jawab, dan Putra Mahkota bersama saya, sungguh (semoga) Allah merahmati orang yang memberikan petunjuk terhadap aib-aib saya dalam menulis di media massa. Siapa yang akan menulis, maka tulislah, akan tetapi apapun itu, kalian akan melihat hal tersebut sebagai urgensi yang lain, fa ahlan wa sahlan.

Televisi terbuka, perizinan transparan, dan pertemuan-pertemuan pun terbuka. Maka saya katakan sekali lagi, selamat datang dan saya sambut kalian semua, saya berharap kalian semua dalam kebaikan dan barokah Allah. Saya memohon kepada Allah, taufiq untuk semuanya. (DH/MTD)

Simak videonya disini :

Sumber : Saudinesia.com 

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here