Wapres JK Hadiri Pertemuan OKI Bahas Krisis Rohingya di PBB

815
Akses lebih mudah… Download Web Apps Moslemtoday.com via Google Play Store: Klikhttps://play.google.com/store/apps/details?id=com.moslemtoday.moslemtoday

Moslemtoday.com : “Indonesia akan terus memberikan kontribusi bagi penyelesaian masalah di Rakhine State,” demikian tegas Menlu RI setelah mendampingi Wapres RI dalam Pertemuan Organization of Islamic Cooperation Contact Group on Rohingya (OIC CG on Rohingya) di sela-sela Sidang Majelis Umum (SMU) ke-72 PBB di New York, AS (19/09).

Pertemuan OIC CG on Rohingya dihadiri oleh beberapa pemimpin negara, yaitu Presiden Turki, Presiden Iran, PM Bangladesh, PM Pakistan dan Wapres Jusuf Kalla. Hal ini menunjukkan tingginya perhatian dan kepedulian serta keprihatinan dunia internasional, dan Indonesia, terhadap krisis di Rakhine State.

Dalam pernyataannya, Indonesia meminta Myanmar untuk mengembalikan keamanan dan stabiliats di Rakhine State. Selain itu juga ditekankan pentingnya menlindungi dan menghormati HAM bagi semua komunitas, termasuk komunitas Islam.

Indonesia juga menyampaikan kembali proposal Formula 4+1 untuk membantu menyelesaikan masalah di Rakhine State. Formula tersebut terdiri dari empat elemen, yaitu mengembalikan stabilitas dan keamanan, menahan diri secara maksimal dan tidak menggunakan kekerasan, perlindungan kepada semua orang yang berada di Rakhine State tanpa memandang suku dan agama, dan pentingnya segera dibuka akses untuk bantuan keamanan.

Ini adalah elemen “reset button” guna memulihkan kondisi aman. Sedangkan satu elemen lainnya adalah pentingnya implementasi rekomendasi Laporan Komisi Penasehat untuk Rakhine State yang dipimpin oleh Kofi Annan sebagai jalan ke depan.

Terkait dengan bantuan kemanusiaan dan implementasi dari laporan Kofi Annan, ditegaskan bahwa komunitas internasional akan bisa membantu. Dalam kaitan ini Indonesia menegaskan pentingnya masyarakat internasional, termasuk negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), membangun rasa saling percaya dengan Pemerintah Myanmar.

Hal ini akan meningkatkan kepercayaan terhadap komunitas Internasional untuk dapat bekerja sama dengan Pemerintah Myanmar dalam menyelesaikan isu di Rakhine State. Rasa saling percaya antara masyarakat internasional dan Pemerintah Myanmar kunci untuk dapat membantu situasi dan mendukung penyelesaian yang komprehensif di Rakhine state.

Ditekankan bahwa prioritas bagi Indonesia saat ini adalah untuk memastikan agar bantuan kemanusiaan sampai kepada masyarakat yang membutuhkannya tanpa memandang etnis atau agama. Indonesia mendorong masyarakat internasional untuk melakukan lebih, guna membantu pengungsi di perbatasan Bangladesh. Dalam kaitan ini, disampaikan bahwa Indonesia telah mengirimkan 8 pesawat berisi bantuan kemanusiaan sesuai dengan kebutuhan yang disampaikan oleh Pemerinta Bangladesh.

OIC Contact Group Meeting on Rohingya Muslim Minority in Myanmar dibentuk pada KTT Luar Biasa OKI ke-4 di Mekkah, pada bulan Agustus 2012. Tujuan utama pembentukannya adalah untuk mendorong keterlibatan dan partisipasi OKI pada isu Rohingya. Contact Group memiliki mandat untuk membahas cara, sarana serta mekanisme untuk menjamin dan mencegah pelanggaran HAM atas kelompok Muslim Rohingya dan pengembalian hak kewarnegaraannya.

Sumber : Kemlu.go.id

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here