Wapres Ma’ruf Amin: LGBT Jangan Sampai Memperoleh Legitimasi di Undang-Undang

110

Moslemtoday.com : Wakil Presiden RI (Wapres) Ma’ruf Amin menyatakan bahwa LGBT adalah bentuk perilaku seks menyimpang. Ia sepakat agar LGBT tidak diakui oleh Undang-Undang (UU). Hal itu diungkapkan Ma’ruf Amin saat memberikan sambutan pada acara Sarasehan Bersama Pimpinan Pusat dan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat, 3 Juni 2022 lalu.

Ma’ruf Amin mengingatkan di masa sekarang banyak sekali tantangan yang terjadi akibat perkembangan zaman. Beberapa tantangan yang dimaksud mulai dari disinformasi, krisis pangan, pemberdayaan umat, hingga perilaku menyimpang seperti lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Untuk itu, guru harus dapat menghadapi tantangan ini.

“Ini memang tugas kita bagaimana membangun masyarakat, memang pertama melalui cara-cara yang mendidik anak anak kita, yang kedua memang mencegah jangan sampai itu memperoleh legitimasi di undang-undang,” kata Wapres Ma’ruf, seperti dilansir dari Liputan6.com, Rabu, (7/12/2022).

“Bagaimana dia kok bisa ada muncul LGBT, itu kan perilaku menyimpang, perilaku seksual yang menyimpang,” imbuh Ma’ruf Amin. Karena itu, Wapres mendukung rekomendasi PERGUNU untuk mencegah meluasnya perilaku LGBT dan mendorong adanya aturan larangan perilaku seks menyimpang di Indonesia.

“Karena itu, betul supaya undang-undangnya melarang. Kalau sudah ada larangan, sama aja dengan prostitusi, sama saja dengan yang lain-lain, pemerintah tinggal melakukan eksekusi-eksekusi,” tutur dia.

Wapres pun mempersilakan PERGUNU mendorong DPR RI agar segera menyusun regulasi yang melarang LGBT di Indonesia. Hal ini agar negara memiliki kepastian hukum bagi pelaku LGBT.

“Sebab kita negara hukum, segala tindakan harus pakai UU dan produsen yang memproduksi UU adalah legislatif. (Silakan) kalau Pergunu datang ke sana minta dilarang,” kata Ma’ruf Amin memungkasi.

RUU KUHP yang Baru Disahkan

Seperti diketahui, DPR RI baru saja mengesahkan UU KUHP yang baru pada Selasa, 6 Desember 2022 kemarin. Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin disebut-sebut sebagai sosok dibalik pelarangan hubungan seks bebas dan LGBT yang terdapat di dalam pasal KUHP tersebut.

UU KUHP tersebut banyak mendapat kritik dari aktivis HAM dengan mengatakan bahwa  pemerintah telah melanggar Hak Asasi Manusia dan kebebasan sipil dan mengarah kepada fundamentalisme agama.

Sumber : Liputan6.com | Redaktur : Hermanto Deli

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here