WHO Setop Uji Coba Hydroxychloroquine pada Pasien COVID-19

108

Moslemtoday.com : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memutuskan untuk menghentikan uji coba obat Hydroxychloroquine sebagai pengobatan potensial bagi pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit. Keputusan itu diambil setelah data dan hasil penelitian tidak menunjukkan manfaat dari penggunaan obat tersebut.

“Bukti internal dari uji penelitian, bukti eksternal dari Uji Coba Pemulihan dan bukti gabungan dari uji coba besar ini menunjukkan bahwa Hydroxychloroquine tidak menghasilkan pengurangan angka kematian pasien COVID-19,” ungkap dr. Ana Maria Henao Restrepo, Kepala program kedaruratan kesehatan WHO di Jenewa, seperti dilansir dari NST, Kamis, (18/6/2020).

“Berdasarkan analisis ini dan pada tinjauan bukti yang dipublikasikan, kami telah bertemu dengan semua peneliti utama. Setelah bermusyawarah, kami menyimpulkan bahwa penggunaan Hydroxychloroquine akan dihentikan,” tambah dr. Ana Maria.

Dalam pernyataannya, WHO mengatakan keputusan itu didasarkan pada bukti dari hasil pengujian yang menunjukkan obat itu tidak membantu pasien COVID-19. WHO mengungkapkan bahwa penggunaan obat itu malah bisa menimbulkan efek samping lain.

Dikutip dari The Jakarta Post, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) juga telah mencabut otorisasi penggunaan darurat Hydroxychloroquine untuk mengobati pasien COVID-19. “Tidak lagi masuk akal untuk percaya bahwa Hydroxychloroquine dan obat yang terkait dengan chloroquine akan efektif dalam mengobati penyakit ini,” tulis FDA dalam pernyatannya. (DH/MTD)

Sumber : NST, The Jakarta Post | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here