Zhao: Tidak Ada Bukti Virus Corona Dibuat di Laboratorium Wuhan

233

Moslemtoday.com : Kementerian Luar Negeri China mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berulang kali mengungkapkan bahwa tidak ada bukti virus corona yang telah menginfeksi lebih dari 2 juta orang secara global dibuat di laboratorium.

Juru bicara kementerian, Zhao Lijian membuat pernyataan itu sebagai jawaban atas pertanyaan tentang tuduhan bahwa virus corona berasal dari sebuah laboratorium di kota Wuhan, China, tempat epidemi pertama kali muncul pada akhir Desember 2019.

“WHO telah mengatakan berkali-kali tidak ada bukti bahwa virus corona (Covid-19) dibuat di laboratorium,” kata Zhao kepada wartawan di Beijing, seperti dilansir dari Reuters, Kamis, (16/4/2020).

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pemerintahnya berusaha untuk memastikan apakah virus corona berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan. Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo meminta Beijing perlu berterus terang tentang Covid-19.

Donald Trump juga menghentikan bantuan dana AS untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena dinilai telah gagal dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Trump menyebut karena kegagalan WHO, Amerika Serikat kini mengalami penderitaan paling parah dari wabah virus corona.

Trump juga mengatakan bahwa WHO lebih pro-China. “WHO benar-benar gagal. Sebagian besar operasionalnya didanai oleh Amerika Serikat, namun sangat Cina sentris,” ungkap Trump.

Sumber : Reuters | Redaktur : Hermanto Deli

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here