Edhy Ditangkap KPK, Tamat Sudah Cita-cita Prabowo jadi Presiden

841

Moslemtoday.com : Politikus Partai Gerindra Arief Poyuono menyebut operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo membuyarkan cita-cita Prabowo Subianto menjadi Presiden RI. Edhy selama ini dikenal sebagai orang kepercayaan Prabowo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Edhy ditangkap pada Rabu (25/11) dinihari di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, terkait kasus dugaan korupsi ekspor benur atau benih lobster

“Dengan ditangkapnya Edhy Prabowo maka tamat sudah cita-cita Prabowo jadi Presiden Indonesia,” kata Poyuono lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (25/11/2020).

Poyu menuturkan penangkapan Edhy juga akan memengaruhi elektabilitas partai. Ia pun mendesak Prabowo mundur dari jabatan Menteri Pertahanan (Menhan) dan Ketua Umum Partai Gerindra.

Menurut Poyuono, Prabowo seharusnya mengingatkan dan melarang kader Gerindra memanfaatkan kekuasaan untuk berbisnis, seperti dalam pemberian izin ekspor benih lobster.

“Jika Prabowo gentleman, dia harus mundur dari kabinet Jokowi-Maruf Amin, serta mundur dari Gerindra,” katanya.

Dia menyatakan, peristiwa penangkapan Edhy merupakan pelajaran sekaligus pukulan besar bagi Prabowo. Terlebih, ujar dia, Prabowo pernah mengatakan bahwa korupsi di Indonesia sudah memasuki level yang mengkhawatirkan.

“Ternyata mulut yang sudah berbusa-busa dengan mengatakan korupsi di Indonesia sudah stadium empat ternyata justru Edhy Prabowo, anak buahnya dan asli didikan Prabowo sendiri justru menjadi menteri pertama di era Jokowi yang terkena operasi tangkap tangan,” kata Poyuono.

Sumber : CNN Indonesia

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here