Gereja Ortodoks Ajukan Permohonan kepada PBB untuk Lindungi Warisan Kristen di Hagia Sophia

101
Latin Cross, Justinian Period. Sumber : Hagiasophiaturkey.com

Moslemtoday.com : Gereja Ortodoks Yunani di Amerika Serikat mengirimkan surat permohonan kepada PBB untuk memaksa Turki mau melindungi warisan budaya Kristen setelah pemerintah Turki mengubah status Hagia Sophia dari sebuah museum menjadi Masjid.

Keuskupan Agung Ortodok Yunani di AS mengatakan bahwa mereka telah meminta staff khusus PBB untuk mengawasi Turki dalam melindungi hak-hak budaya, hak-hak minoritas, dan kebebasan beragama sebagai bentuk tanggung jawab konstitusi Turki.

“Hagia Sophia dibangun 1500 tahun yang lalu untuk menjadi Katedral dan Gereja Oikumenis Patriarkat Pertama,” ungkap Elpidophoros, Uskup Agung Ortodok Yunani di AS, seperti dilansir dari Associated Press, Minggu, (4/10/2020).

“Saat ini, dengan hati yang berat, kami melihat warisan budaya Kristen Ortodok Yunani yang bersejarah dan penting di Turki disalahgunakan, dengan mengubah Hagia Sophia menjadi Masjid. Dengan melakukan hal tersebut maka sudah memulai untuk menyangkal sejarah, yang juga akan menyangkal masa depan,” tambah Elpidophoros.

Keuskupan Agung Ortodok Yunani berharap tekanan dari pihak internasional seperti PBB, UNESCO dan negara anggotanya dapat mendorong Turki membatalkan kembali keputusannya mengubah situs warisan dunia tersebut menjadi Masjid. (LBS/MTD)

Sumber : APNews
Kontributor : Luli Bangkit Sugito
Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here