Ketum PBNU Said Aqil Tolak Perpres Investasi Miras yang Diterbitkan Jokowi

166

Moslemtoday.com : Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj secara tegas menolak Perpres No. 10/2021 terkait investasi minuman keras (miras). Said Aqil mengatakan seharusnya kebijakan pemerintah mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat.

“Kami sangat tidak setuju dengan Perpres terkait investasi miras,” kata Said lewat keterangan tertulis, Senin, 1 Maret 2021, seperti dikutip dari TEMPO.

Menurut Said, Alquran telah melarang miras karena menimbulkan lebih banyak mudarat.

“Agama telah tegas melarang, maka harusnya kebijakan pemerintah itu menekan konsumsi minuman beralkohol, bukan malah didorong untuk naik. Kalau kita rela terhadap rencana investasi miras ini, maka jangan salahkan kalau nanti bangsa kita rusak,” tutur Said Aqil.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi telah menerbitkan Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Perpres tersebut merupakan turunan UU Cipta Kerja.

Salah satu hal yang jadi sorotan dalam Perpres itu adalah pembukaan keran investasi miras. Dalam aturan itu, investasi miras boleh dilakukan di Papua, NTT, Bali, dan Sulut. Perpres itu juga membuka peluang investasi serupa di daerah lain.

Sumber : TEMPO

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here