Mesir Bantah Laporan NYT Tentang Diam-diam Terima Pengakuan Trump atas Jerusalem

448
Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry (Foto: AFP)

Moslemtoday.com : Mesir membantah laporan dari New York Times yang menyebutkan bahwa Mesir secara diam-diam telah menerima pengakuan Presiden AS Donald Trump atas status kota Jerusalem sebagai ibukota Israel.

Laporan yang dipublikasikan New York Times mengatakan bahwa seorang perwira intelijen Mesir bernama Ashraf al-Kholi menghubungi presenter “Talk show berpengaruh” di negara tersebut untuk meyakinkan pemirsa agar menerima keputusan AS tersebut.

Mesir menyatakan bahwa tidak layak untuk sebuah surat kabar terkemuka sekelas NYT menerbitkan laporan semacam itu yang berisi tuduhan dan tidak punya dasar sama sekali, alias Berita Hoax.

Mesir mengatakan bahwa mereka telah melakukan klarifikasi terhadap para empat tokoh presenter terkenal Mesir yang disebutkan dalam laporan NYT tersebut, yakni : Mofid Fawzy, Saeed Hassaseen, Yousra dan Azmi Megahed.

“Mofid Fawzy sudah tidak mengisi acara televisi selama bertahun-tahun, sementara Hassaseen telah berhenti mengisi acara TV beberapa minggu sebelum perkembangan Jerusalem dan dia saat ini tidak mengisi acara apapun di media Mesir,” bunyi pernyataan SIS (Badan Pusat Informasi Mesir), seperti dilansir dari Al Arabiya, Senin, (8/1/18).

“Hassaseen membantah bahwa ada yang menghubungi dia mengenai Jerusalem dan mengatakan bahwa dia tidak mengenal siapapun yang bernama Ashraf al-Kholi,” ungkap SIS.

Dalam sebuah panggilan telepon dengan SIS, Yousra mengatakan bahwa dia tidak mengenal seseorang yang bernama Ashraf al-Kholi dan tidak pernah membicarakan Jerusalem dengan siapa pun. Dia juga mengatakan bahwa dia tidak membuat pernyataan tentang politik ke media dan bahkan dia tidak berada di Mesir saat perkembangan mengenai Jerusalem terjadi.

Yousra menambahkan bahwa dia akan menggunakan jalur hukum karena melibatkannya dalam berita bohong yang merugikan reputasinya sebagai aktris terkenal Mesir.

Sedangkan Azmi Megahed mengatakan bahwa dia juga membantah mengetahui ada orang yang bernama Ashraf al-Kholi.

SIS mencatat bahwa NYT mengatakan bahwa Kholi adalah seorang perwira intelijen Mesir tanpa memberikan pembacanya sedikit pun bukti kebenaran dari informasi ini. SIS menegaskan sikap Mesir mengenai urusan internasional tidak boleh disimpulkan melalui pernyataan pribadi dari seorang tokoh yang tidak dikenal.

Sebaliknya, posisi Mesir sudah jelas dan tegas disampaikan oleh Presiden, Menteri Luar Negeri dan juga dalam pernyataan resmi. Semua entitas yang bertanggung jawab telah menyatakan dalam kata dan perbuatan.

SIS menambahkan bahwa semua negara Arab telah mengumumkan sikap mereka yang jelas dan tegas atas Jerusalem, terutama Mesir bersama Turki yang telah mempelopori Rancangan Draft Resolusi Majelis Umum PBB dan organisasi internasional lainnya yang menuntut presiden AS Donald Trump mencabut keputusannya. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya, SISThe New York Times | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here