Ekonomi

Anies: Data Dipilih-pilih, Hanya yang Baik yang Ditampilkan, yang Buruk Disembunyikan

Deli Hermanto

Posted by: Deli Hermanto

20 May 2026 21:41 โ€ข 553 view

Anies: Data Dipilih-pilih, Hanya yang Baik yang Ditampilkan, yang Buruk Disembunyikan
Foto: SC Instagram Anies Baswedan

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkritik cara pemerintah menghadapi tekanan ekonomi di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Anies menilai pemerintah tidak terbuka kepada publik terkait kondisi ekonomi nasional yang dinilainya semakin memburuk.


Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (20/5/2026), Anies menyoroti nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga menyentuh Rp17.667 per dolar AS pada Senin, 18 Mei 2026. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia sedang menghadapi tekanan serius.

ADVERTISEMENT


Anies mengatakan pelemahan rupiah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Ia menyebut harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, kesempatan kerja semakin sempit, daya beli rumah tangga melemah, hingga tabungan masyarakat terus tergerus.


โ€œDan ini berdampak pada hajat hidup orang banyak,โ€ ujar Anies dalam pernyataannya.


Mantan calon presiden pada Pemilu 2024 itu menilai situasi ekonomi saat ini seharusnya dihadapi dengan transparansi dan kejujuran. Namun, ia menuding pemerintah justru memberikan gambaran yang tidak utuh kepada publik.


โ€œData dipilih-pilih, hanya yang baik yang ditampilkan, yang buruk disembunyikan,โ€ kata Anies.


Ia juga mengkritik sejumlah pejabat negara yang dinilai kerap meremehkan kondisi ekonomi yang sedang terjadi. Selain itu, Anies menilai kebijakan pemerintah sering berubah-ubah sehingga memunculkan kebingungan di pasar dan membuat investor menahan diri.


Menurut dia, ketidakpastian kebijakan dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional. Bahkan, sebagian investor disebut memilih menarik diri dari pasar Indonesia.


Tak hanya itu, Anies turut menyinggung sikap pemerintah yang dinilainya tidak memberikan keteladanan dalam penghematan anggaran. Di saat masyarakat diminta berhemat, pemerintah justru dianggap masih melakukan pemborosan untuk program yang bukan prioritas utama.


โ€œPemborosan di atas, pengetatan di bawah. Ini tampak sebagai ketidakpekaan,โ€ ujarnya.


Anies juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini tidak dapat ditutupi. Ia menyebut banyak ekonom domestik maupun lembaga keuangan internasional telah memberikan peringatan terkait potensi memburuknya situasi ekonomi apabila tidak segera dilakukan koreksi kebijakan.


Ia menilai tidak mungkin seluruh ekonom memberikan prediksi keliru secara bersamaan. Karena itu, Anies meminta pemerintah mengakui kondisi yang ada dan mulai mencari solusi bersama.


โ€œSaya mengajak kepada pemerintah, berhentilah memberi obat tidur kepada publik. Buka data apa adanya, sampaikan masalah dengan jujur, berikan arah kebijakan yang jelas dan konsisten,โ€ katanya.


Di akhir pernyataannya, Anies mengajak masyarakat untuk bersiap menghadapi berbagai tantangan ke depan, mulai dari tekanan ekonomi, ancaman cuaca ekstrem, hingga ketidakpastian geopolitik global.


โ€œTentu kita tetap harus optimis bahwa kita akan bisa melewati itu semua. Asal kita berjalan dengan mata terbuka, bukan dengan ilusi yang dibuat-buat,โ€ tutur Anies.


Sumber : https://www.instagram.com/p/DYihGsOStJg/

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel, Daftar Jadi Kontributor, Klik : Register

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ahlan Wa Sahlan...

Dapatkan akses fitur lengkap dengan login atau mendaftar akun baru.

Daftar Sekarang