Berita Arab Saudi

Breaking News! Arab Saudi Gempur 136 Target Houthi di Yaman

Deli Hermanto

Posted by: Deli Hermanto

10 October 2026 13:24 • 25 view

Breaking News! Arab Saudi Gempur 136 Target Houthi di Yaman
Foto: 136 military targets were destroyed in Houthi-controlled areas. Arabnews

RIYADH — Koalisi Pendukung Legitimasi di Yaman melancarkan operasi militer berskala besar terhadap kelompok Houthi dan melaporkan telah menghancurkan 136 target militer di wilayah yang dikuasai kelompok tersebut. Operasi ini menyasar berbagai kemampuan militer Houthi, termasuk jaringan rudal balistik, di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di Yaman dan kawasan Laut Merah.


Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, menyampaikan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari upaya melumpuhkan kemampuan militer Houthi. Menurut laporan Arab News pada Sabtu (10/10/2026), koalisi juga berupaya membongkar dan menghancurkan jaringan rudal balistik kelompok tersebut.


“Kami bekerja untuk membongkar dan menghancurkan jaringan rudal balistik milisi Houthi,” kata Al-Maliki dalam unggahan di media sosial X yang disertai rekaman serangan udara.


Ia menegaskan bahwa pasukan koalisi memberikan dukungan udara kepada Angkatan Bersenjata Yaman selama 24 jam sehari untuk mendukung operasi pasukan pemerintah dalam menghadapi kelompok Houthi.


Hancurkan Tiga Platform Peluncur Roket


Dalam laporan terpisah, Al-Maliki menyatakan bahwa pasukan koalisi juga menghancurkan tiga platform peluncur roket milik Houthi yang disebut digunakan untuk mengancam keamanan regional.


“Kami menghancurkan tiga platform peluncur roket yang digunakan milisi Houthi untuk mengancam keamanan kawasan,” ujarnya.


Al-Maliki turut membagikan rekaman serangan udara terhadap unsur-unsur Houthi yang berusaha bersembunyi di bawah tekanan pasukan pemerintah Yaman di kawasan Bab al-Mandab. Rekaman lainnya memperlihatkan para petempur Houthi meninggalkan posisi mereka ketika pasukan pemerintah bergerak maju dengan dukungan udara koalisi.


Operasi tersebut memperlihatkan koordinasi militer antara Arab Saudi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, terutama di sepanjang pesisir barat Laut Merah dan kawasan Selat Bab al-Mandab.


Sementara itu, pasukan pemerintah Yaman dilaporkan telah mengambil alih kendali atas kawasan Bab al-Mandab dan Pulau Mayun setelah melakukan operasi pembersihan wilayah. Laporan Al Arabiya pada Jumat, yang mengutip sumber militer, menyebutkan perkembangan tersebut sebagai bagian dari operasi pasukan pemerintah di kawasan strategis itu.


Selat Bab al-Mandab merupakan jalur pelayaran penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Kawasan ini memiliki peran strategis bagi perdagangan internasional dan distribusi energi.


Arab Saudi Tegaskan Hak Membela Diri


Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Arab Saudi menegaskan tidak akan membiarkan wilayah Yaman digunakan sebagai basis serangan yang mengancam keamanan Kerajaan maupun kebebasan navigasi di Laut Merah.


Perwakilan Tetap Arab Saudi untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Abdulaziz Alwasil, menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB pada Jumat.


Alwasil menegaskan bahwa Arab Saudi memiliki hak untuk mempertahankan kedaulatan dan melindungi warga negaranya. Meski demikian, Riyadh tetap menyatakan komitmennya terhadap penyelesaian politik untuk mengakhiri konflik di Yaman.


Ia menuduh kelompok Houthi mengabaikan berbagai inisiatif diplomatik dan memilih meningkatkan eskalasi militer. Alwasil juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menegakkan resolusi yang relevan, termasuk embargo senjata terhadap kelompok tersebut.


Pernyataan itu disampaikan setelah dua serangan dilaporkan menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Kamis. Insiden tersebut menewaskan tiga warga negara Arab Saudi, termasuk Kapten Hamoud bin Ali Alkalthami, pilot Saudia Airlines, serta melukai sejumlah orang lainnya.


Otoritas penerbangan Arab Saudi menyatakan serangan pertama menargetkan fasilitas bandara, sedangkan serangan kedua mengenai pesawat milik maskapai nasional tersebut. Insiden itu menyebabkan kerusakan dan mengganggu operasional penerbangan.


Serangan Houthi Ancam Keamanan Regional


Serangan terhadap bandara di Riyadh merupakan bagian dari rangkaian serangan yang dilaporkan terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah wilayah yang disebut menjadi sasaran meliputi Riyadh, Abha, Khamis Mushayt, Jazan, dan Najran.


Pejabat Arab Saudi juga menyinggung dugaan upaya serangan terhadap Makkah pada 15 September serta serangan pada 29 September terhadap stasiun distribusi listrik Taiba di Madinah.


Alwasil memperingatkan bahwa aktivitas militer Houthi tidak hanya mengancam keamanan Arab Saudi, tetapi juga keselamatan pelayaran komersial, pasokan energi, dan perdagangan internasional.


Menurutnya, dukungan militer dan teknis dari pihak luar turut memperkuat kemampuan kelompok tersebut dan memperburuk ketidakstabilan di Yaman serta kawasan sekitarnya.


Ancaman terhadap Selat Bab al-Mandab menjadi perhatian karena jalur tersebut merupakan salah satu lintasan strategis perdagangan global. Gangguan keamanan di kawasan ini berpotensi memengaruhi arus distribusi barang dan energi melalui Laut Merah.


Riyadh Tegaskan Dukungan kepada Pemerintah Yaman


Arab Saudi kembali menegaskan dukungannya terhadap pemerintah Yaman yang diakui secara internasional serta upaya pemulihan kewenangan negara di seluruh wilayahnya.


Riyadh menyatakan bahwa penyelesaian konflik yang berkelanjutan harus menjamin kedaulatan, persatuan, dan keutuhan wilayah Yaman.


Selain dukungan politik dan militer, Arab Saudi juga menyebut telah memberikan bantuan ekonomi, pembangunan, dan kemanusiaan dalam jumlah besar kepada Yaman.


Alwasil mengatakan dukungan ekonomi dan pembangunan Arab Saudi untuk Yaman melampaui 12,6 miliar dolar AS selama periode 2012–2026. Angka tersebut belum termasuk bantuan kemanusiaan yang disebut mencapai lebih dari 4,5 miliar dolar AS.


Pada 4 Oktober, Arab Saudi juga memberikan dukungan anggaran lebih dari 224 juta riyal Saudi atau sekitar 59,7 juta dolar AS.


Operasi militer terbaru ini menandai peningkatan upaya koalisi untuk menghadapi ancaman Houthi di tengah memburuknya situasi keamanan regional. Arab Saudi menyatakan tetap berkomitmen terhadap penyelesaian politik, tetapi menegaskan bahwa serangan terhadap wilayahnya dan ancaman terhadap kebebasan navigasi internasional tidak dapat dibiarkan berlanjut tanpa respons.


Sumber : https://www.arabnews.com/saudi-arabia/coalition-carries-out-wide-scale-operations-against-yemens-houthis-3005537

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel, Daftar Jadi Kontributor, Klik : Register

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ahlan Wa Sahlan...

Dapatkan akses fitur lengkap dengan login atau mendaftar akun baru.

Daftar Sekarang