Bandung - Program OJOL Mengaji LAZSIP hari ini (2/6) resmi memulai kegiatan perdananya. Program ini merupakan salah satu ikhtiar LAZSIP dalam menghadirkan pembinaan keislaman yang mudah dijangkau oleh para pengemudi ojek online (ojol), sehingga mereka dapat terus menambah ilmu agama di tengah kesibukan mencari nafkah.
Kegiatan perdana berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para pengemudi ojol mengikuti sesi mengaji, pembelajaran dasar-dasar Islam, serta motivasi untuk senantiasa menjaga keistiqamahan dalam beribadah dan bekerja secara halal.
Perwakilan LAZSIP menyampaikan bahwa program OJOL Mengaji hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap para pejuang nafkah yang setiap hari menghabiskan banyak waktu di jalan. Diharapkan, melalui program ini para peserta tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi dari pekerjaannya, tetapi juga mendapatkan bekal ilmu agama yang akan menjadi cahaya dalam kehidupan dunia dan akhirat.
"Menjadi pengemudi ojol bukan penghalang untuk terus belajar agama. Justru di tengah kesibukan mencari rezeki, kita perlu meluangkan waktu untuk mengisi hati dengan Al-Qur'an dan ilmu yang bermanfaat," ujar pembina kegiatan.
Program OJOL Mengaji direncanakan akan dilaksanakan secara rutin dengan berbagai materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan para peserta. Selain belajar mengaji, para peserta juga akan mendapatkan pembinaan akhlak, fikih ibadah, serta motivasi spiritual agar semakin dekat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
LAZSIP mengajak seluruh kaum muslimin untuk turut mendoakan dan mendukung keberlangsungan program ini, agar semakin banyak pengemudi ojol yang merasakan manfaatnya dan lahir generasi pekerja yang tidak hanya kuat dalam mencari nafkah, tetapi juga kokoh dalam keimanan.