Nasional

Sejumlah Nama Masuk Bursa Calon Ketum PBNU, Ini Daftarnya!

Deli Hermanto

Posted by: Deli Hermanto

07 June 2026 08:02 • 636 view

Sejumlah Nama Masuk Bursa Calon Ketum PBNU, Ini Daftarnya!
Foto: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Google Gemini AI

Sejumlah nama mulai santer disebut masuk dalam bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Nama-nama tersebut berasal dari kalangan kiai, pengasuh pesantren, hingga tokoh yang saat ini menduduki jabatan strategis di pemerintahan.


Daftar nama yang beredar diungkapkan oleh cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Bisri Syansuri, yakni Abdussalam Shohib atau Gus Salam. Ia mengaku memperoleh informasi mengenai sejumlah tokoh yang disebut-sebut tengah berikhtiar untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum PBNU.

ADSPromosikan Video Profil Sekolah, Informasi PPDB, Yayasan, Lembaga, Usaha, Bisnis, Produk di Moslem Today TV Channel, KLIK DISINI


Menurut Gus Salam, nama pertama yang masuk dalam bursa adalah dirinya sendiri. Selain itu, terdapat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Nama lain yang turut disebut adalah KH Zulfa Musthofa yang pernah ditunjuk sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU.


Selain itu, muncul pula nama Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf. Sementara itu, Ketua Umum PBNU saat ini, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, juga disebut masih berpeluang kembali maju sebagai calon petahana.


"Ada Cak Imin, Gus Yahya, Kiai Zulfa sama Gus Yusuf tadi. Ya, yang beredar sekarang ya nama-nama itu," ujar Gus Salam, Sabtu (6/6).


Di luar nama-nama tersebut, muncul pula spekulasi mengenai kemungkinan hadirnya figur dari kalangan kabinet pemerintahan dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Namun demikian, Gus Salam menilai peluang tersebut masih belum terlihat secara jelas.


Ia mencontohkan Menteri Agama Nasaruddin Umar serta Menteri Haji Muhammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan sebagai nama yang sempat diperbincangkan. Meski begitu, berdasarkan komunikasi yang pernah dilakukannya, Gus Salam menilai Gus Irfan tidak menunjukkan ketertarikan untuk ikut dalam kontestasi tersebut.


"Yang masih tanda tanya ini Menteri Agama. Kalau Menteri Haji, ketika saya ketemu sih kayaknya beliau tidak berminat ke sana. Karena beliau memang belum pernah terjun langsung di NU dan sejak awal lebih banyak berkiprah di Partai Gerindra," katanya.


Gus Salam yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, Jombang, mengungkapkan dirinya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh yang namanya masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Komunikasi tersebut dilakukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan.


Ia mengaku tetap berhubungan dengan Cak Imin yang merupakan keponakannya, serta dengan Gus Yahya, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Gus Yusuf, dan Kiai Zulfa Musthofa.


"Ya tentu lah, wong kita saudara. Saya berkomunikasi semuanya. Dengan Gus Yahya komunikasi, dengan Gus Ipul komunikasi. Dengan teman-teman yang ikut ikhtiar juga Gus Yusuf, Kiai Zulfa, kan komunikasi baik," ujarnya.


Lebih lanjut, Gus Salam menegaskan bahwa setiap kader Nahdlatul Ulama memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU. Menurutnya, proses pemilihan dalam Muktamar NU merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara terbuka dan demokratis.


Muktamar ke-35 NU yang akan digelar pada Agustus 2026 diperkirakan menjadi ajang penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut untuk periode mendatang.

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel, Daftar Jadi Kontributor, Klik : Register

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ahlan Wa Sahlan...

Dapatkan akses fitur lengkap dengan login atau mendaftar akun baru.

Daftar Sekarang