Internasional

Sesama Mayoritas Syiah, Mengapa Azerbaijan Bantu Israel Lawan Iran?

Deli Hermanto

Posted by: Deli Hermanto

28 July 2026 18:57 • 517 view

Sesama Mayoritas Syiah, Mengapa Azerbaijan Bantu Israel Lawan Iran?
Foto: Photo Illustration by Alberto Mier/Annette Choi/CNN/Getty Images

Azerbaijan disebut menjalin kerja sama militer dan intelijen secara rahasia dengan Israel dalam menghadapi Iran. Hubungan tersebut, menurut laporan investigasi CNN yang dikutip dari sejumlah sumber anonim, diduga mencakup penggunaan wilayah Azerbaijan untuk mendukung operasi pengumpulan intelijen dan aktivitas drone Israel terhadap wilayah utara Iran.


Menurut laporan tersebut, pasukan Israel disebut beroperasi di wilayah selatan Azerbaijan yang berbatasan langsung dengan Iran. Lokasi itu berjarak kurang dari 100 kilometer dari Kota Tabriz, salah satu kota penting di barat laut Iran.

ADSPromosikan Video Profil Sekolah, Informasi PPDB, Yayasan, Lembaga, Usaha, Bisnis, Produk di Moslem Today TV Channel, KLIK DISINI


Dua sumber lainnya mengatakan kepada CNN bahwa unit komando khusus Israel juga dikerahkan ke wilayah tersebut untuk menjalankan misi pengumpulan informasi intelijen dan operasi drone. Keberadaan mereka disebut memberikan Israel posisi strategis untuk memantau wilayah utara Iran selama berlangsungnya konflik.


Jika laporan tersebut akurat, keberadaan unsur militer Israel di Azerbaijan menjadi salah satu bagian dari jaringan posisi strategis yang digunakan Israel di kawasan Timur Tengah untuk memantau dan menghadapi Iran.


Hubungan Azerbaijan dan Israel


Kerja sama antara Azerbaijan dan Israel sebenarnya bukan hubungan yang baru terbentuk. Kedua negara telah membangun hubungan diplomatik, militer, dan ekonomi selama puluhan tahun.


Azerbaijan merupakan negara mayoritas Muslim Syiah, tetapi kebijakan luar negerinya terhadap Israel berbeda dengan banyak negara Muslim lainnya. Ketika sebagian besar negara Muslim mengecam keras operasi militer Israel di Jalur Gaza, Baku dinilai mengambil sikap yang relatif lebih berhati-hati dan tidak menjadikan konflik Israel-Palestina sebagai penghalang hubungan bilateral.


Peneliti senior di Begin-Sadat Center for Strategic Studies, Mordechai Kedar, mengatakan Azerbaijan selama ini tidak membiarkan konflik Israel-Palestina memengaruhi hubungan kedua negara.


Hubungan tersebut juga memiliki dimensi energi yang kuat. Sejak awal 1990-an, Azerbaijan telah menjadi salah satu pemasok minyak penting bagi Israel. Kerja sama energi ini dinilai memberikan manfaat strategis bagi kedua negara, terutama dalam menjaga pasokan energi Israel.


Setelah perang yang pecah pada 7 Oktober 2023, hubungan energi kedua negara disebut semakin penting. Azerbaijan dilaporkan meningkatkan ekspor energinya ke Israel, sementara Israel tetap mempertahankan kerja sama ekonomi dan strategis dengan Baku.


Kerja sama pertahanan semakin erat


Selain energi, sektor pertahanan menjadi salah satu pilar utama hubungan Azerbaijan-Israel.


Pada akhir dekade 2000-an, Azerbaijan disebut menjadi salah satu pembeli utama persenjataan Israel. Dalam satu dekade terakhir, sebagian besar impor pertahanan Azerbaijan dilaporkan berasal dari Israel.


Kerja sama militer tersebut mencakup berbagai jenis persenjataan dan teknologi pertahanan. Bagi Azerbaijan, hubungan dengan Israel memberikan akses terhadap teknologi militer modern. Sementara bagi Israel, kerja sama tersebut memperluas pasar industri pertahanan sekaligus memperkuat hubungan strategis dengan negara yang berbatasan langsung dengan Iran.


Hubungan militer kedua negara juga terlihat dalam konflik Nagorno-Karabakh. Israel diketahui memasok persenjataan kepada Azerbaijan, termasuk menjelang operasi militer Azerbaijan pada September 2023 yang mengakhiri kendali etnis Armenia atas wilayah tersebut.


Data pelacakan penerbangan dan keterangan sejumlah diplomat Armenia, sebagaimana dikutip dalam laporan yang menjadi sumber informasi ini, menunjukkan adanya penerbangan pesawat kargo militer Azerbaijan antara pangkalan udara di Israel selatan dan lapangan terbang di dekat Nagorno-Karabakh sebelum serangan tersebut.


Posisi strategis Azerbaijan


Kedekatan geografis menjadi salah satu alasan utama mengapa Azerbaijan memiliki nilai strategis bagi Israel.


Azerbaijan berbatasan langsung dengan Iran di sebelah selatan. Kondisi geografis ini membuat wilayah Azerbaijan berpotensi menjadi titik penting untuk kegiatan pemantauan terhadap wilayah utara Iran.


Selain itu, hubungan Azerbaijan dengan Turki juga menambah nilai strategis negara tersebut. Azerbaijan dan Turki memiliki hubungan politik, budaya, dan militer yang sangat erat. Keduanya kerap menggambarkan hubungan mereka dengan ungkapan "satu bangsa, dua negara".


Posisi Azerbaijan yang dekat dengan Israel sekaligus memiliki hubungan erat dengan Turki membuat Baku berada pada posisi unik dalam dinamika geopolitik kawasan.


Azerbaijan bahkan disebut pernah memainkan peran sebagai mediator antara Israel dan Turki ketika hubungan kedua negara tersebut mengalami ketegangan.


Mengapa Azerbaijan membantu Israel?


Kerja sama Azerbaijan dengan Israel pada dasarnya tidak hanya didorong oleh faktor agama, tetapi lebih banyak dipengaruhi kepentingan strategis dan nasional masing-masing negara.


Bagi Azerbaijan, Israel merupakan mitra penting dalam bidang pertahanan dan teknologi militer. Sementara bagi Israel, Azerbaijan memiliki arti penting sebagai pemasok energi sekaligus mitra strategis yang memiliki posisi geografis sangat dekat dengan Iran.


Hubungan tersebut mulai berkembang secara serius sejak awal 1990-an. Dalam pertemuan antara Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin dan Presiden Azerbaijan Heydar Aliyev di New York, kedua negara disebut mulai membangun hubungan yang didasarkan pada kebutuhan strategis masing-masing.


Israel membutuhkan sumber energi yang stabil, sedangkan Azerbaijan membutuhkan sistem pertahanan dan teknologi militer. Kepentingan yang saling melengkapi tersebut kemudian menjadi fondasi hubungan bilateral yang terus berkembang hingga saat ini.


Karena itu, meskipun Azerbaijan merupakan negara mayoritas Muslim Syiah, hubungan dekatnya dengan Israel menunjukkan bahwa kebijakan luar negeri suatu negara tidak selalu ditentukan oleh kesamaan agama. Kepentingan keamanan, energi, ekonomi, dan geopolitik sering kali menjadi faktor yang lebih dominan.


Di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, posisi Azerbaijan menjadi semakin strategis. Kedekatannya dengan Iran, hubungan militernya dengan Israel, serta kemitraannya dengan Turki menjadikan negara tersebut salah satu titik penting dalam persaingan geopolitik di kawasan.


Laporan mengenai dugaan operasi rahasia Israel dari wilayah Azerbaijan, jika terbukti, semakin memperlihatkan kompleksitas hubungan kedua negara. Di satu sisi, Baku mempertahankan hubungan dengan dunia Muslim, tetapi di sisi lain terus memperdalam kerja sama strategis dengan Israel.


Dengan demikian, pertanyaan mengapa Azerbaijan membantu Israel menghadapi Iran tidak dapat dijelaskan semata-mata oleh faktor agama. Hubungan tersebut lebih merupakan hasil dari perhitungan kepentingan nasional dan strategi geopolitik yang telah dibangun selama lebih dari tiga dekade.


Sumber : https://edition.cnn.com/2026/06/05/middleeast/azerbaijan-israel-iran-war-intl

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel, Daftar Jadi Kontributor, Klik : Register

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ahlan Wa Sahlan...

Dapatkan akses fitur lengkap dengan login atau mendaftar akun baru.

Daftar Sekarang