Nasional

Tak Biasa! Wapres Gibran Duduk di Jajaran Kursi Menteri saat Sidang Kabinet

Deli Hermanto

Posted by: Deli Hermanto

21 July 2026 14:26 • 489 view

Tak Biasa! Wapres Gibran Duduk di Jajaran Kursi Menteri saat Sidang Kabinet
Foto: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Viva.co.id)

Pemandangan tak biasa terlihat dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Senin (20/7/2026). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak duduk di samping Presiden Prabowo, melainkan berada di jajaran kursi para menteri Kabinet Merah Putih.


Sidang kabinet tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih serta sejumlah pimpinan lembaga. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo tampak duduk seorang diri di posisi utama sidang, sementara Gibran terlihat berada di barisan para menteri.

ADSPromosikan Video Profil Sekolah, Informasi PPDB, Yayasan, Lembaga, Usaha, Bisnis, Produk di Moslem Today TV Channel, KLIK DISINI


Gibran duduk di sebelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia tampak mengikuti jalannya sidang dan menyimak taklimat yang disampaikan Presiden Prabowo bersama jajaran Kabinet Merah Putih.


Posisi duduk Wakil Presiden tersebut kemudian menjadi perhatian publik. Pasalnya, dalam sidang kabinet paripurna, Presiden dan Wakil Presiden umumnya terlihat duduk berdampingan di bagian depan ruang sidang.


Dalam sidang tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah capaian pemerintah selama sekitar satu setengah tahun masa pemerintahannya. Ia mengatakan berbagai persoalan dan kendala mendasar yang dihadapi negara telah diselesaikan secara bertahap oleh jajaran pemerintah.


"Dan seharusnya kita bangga bahwa ternyata dalam kurun waktu ini telah banyak masalah dan kesulitan yang telah kita selesaikan," kata Prabowo.


Prabowo menyebut, berdasarkan data terbaru yang dimilikinya, lebih dari 108 hingga 110 persoalan penting telah berhasil diselesaikan dalam 18 bulan masa pemerintahan.


"Mungkin hitungan kita terakhir, lebih dari 108 masalah, 110 masalah yang kita selesaikan dalam satu tahun, 18 bulan pemerintahan kita. Ini prestasi yang bukan kecil," ujarnya.


Meski demikian, Prabowo mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tidak berlebihan dalam merayakan capaian tersebut. Ia meminta para menteri dan pimpinan lembaga tetap rendah hati serta tidak mudah berpuas diri.


"Kita rendah hati, kita tidak mau menepuk-nepuk dada, kita tidak mau dan kita tidak boleh besar kepala, tidak boleh sombong. Itu watak kita sebenarnya, watak bangsa kita: ojo dumeh," kata Prabowo.


Presiden menegaskan bahwa berbagai pencapaian yang diraih pemerintah tetap perlu diakui sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja keras sekaligus identitas dan harga diri bangsa.


Menurut Prabowo, sebuah bangsa harus mampu bersikap dewasa dalam menghadapi berbagai dinamika, baik ketika menghadapi tantangan maupun saat berhasil mencapai prestasi.


"Kalau kita berprestasi, kita akui bahwa kita berprestasi. Tidak ada bangsa lain yang akan menghormati kita, kalau kita tidak menghormati bangsa kita sendiri," pungkasnya.

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel, Daftar Jadi Kontributor, Klik : Register

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ahlan Wa Sahlan...

Dapatkan akses fitur lengkap dengan login atau mendaftar akun baru.

Daftar Sekarang