Pernyataan Lengkap Koalisi Teluk Arab Menanggapi Pernyataan Resmi Qatar Tolak Daftar Tuntutan

1735

Moslemtoday.com : Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain yang memberlakukan blokade darat, laut dan udara terhadap Qatar telah mengeluarkan pernyataan bersama untuk menanggapi pernyataan resmi Qatar yang menegaskan menolak untuk memenuhi daftar tuntutan mereka.

Pernyataan itu disampaikan setelah para menteri luar negeri dari keempat negara tersebut mengadakan pertemuan di Kairo, Mesir pada Rabu, (6/7/2017) untuk membahas langkah selanjutnya atas krisis Teluk-Qatar.

Berikut ini adalah pernyataan lengkap yang dibaca oleh Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shukri:

“Menteri Luar Negeri Mesir, Kerajaan Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kerajaan Bahrain telah bertemu di Kairo pada hari Rabu, 5 Juli 2017 untuk membicarakan mengenai upaya-upaya yang sedang berlangsung untuk menghentikan dukungan Qatar terhadap ekstremisme dan terorisme dan campur tangan Qatar dalam urusan dalam negeri negara tetangganya dan ancaman terhadap keamanan regional di Teluk dan ancaman terhadap keamanan dan perdamaian internasional karena kebijakan agresif Qatar.

“Hal ini menekankan bahwa posisi keempat negara didasarkan pada pentingnya kepatuhan bersama terhadap kesepakatan, piagam dan resolusi internasional, serta prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam. Di samping itu, untuk kesepakatan memerangi terorisme internasional, kami menekankan pada prinsip-prinsip berikut:

  1. Komitmen untuk memerangi ekstremisme dan terorisme dalam segala bentuknya dan mencegah pembiayaan mereka atau penyediaan tempat berlindung bagi mereka.
  2. Melarang semua tindakan hasutan dan segala bentuk ekspresi untuk menyebar, menghasut, mempromosikan atau membenarkan kebencian dan kekerasan.
  3. Komitmen penuh terhadap Riyadh Agreement 2013/2014 dalam kerangka Dewan Kerjasama Teluk (Gulf Cooperation Council / GCC) bagi negara-negara Arab.
  4. Komitmen terhadap semua hasil KTT Arab-Islam-AS yang diadakan di Riyadh pada bulan Mei 2017.
  5. Menolak untuk campur tangan dalam urusan dalam negeri Negara-negara Arab dan dari mendukung kelompok-kelompok ilegal.
  6. Tanggung jawab semua negara dan masyarakat internasional untuk menghadapi segala bentuk ekstremisme dan terorisme sebagai ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Mendukung ekstremisme, terorisme dan campur tangan dalam urusan internal negara-negara Arab adalah masalah yang tidak dapat ditolerir atau ditunda-tunda dan bahwa daftar tuntutan yang diajukan ke Qatar dalam rangka memastikan kepatuhan terhadap kesepakatan dalam enam Prinsip yang diuraikan di atas, melindungi keamanan nasional Arab, menjaga keamanan dan perdamaian internasional, memerangi ekstremisme dan terorisme dan memberikan pernyataan yang sesuai untuk mencapai penyelesaian krisis di kawasan, dan kami tidak mungkin lagi menoleransi peran destruktif yang telah dimainkan oleh Qatar .

Tindakan yang diambil ini dan didukung oleh keempat negara adalah akibat pelanggaran oleh Qatar mengenai kewajiban dan komitmennya atas kesepakatan GCC dan hukum internasional. Sementara itu, Qatar terus mencamputi urusan negara-negara Arab dan mendukung gerakan ekstremisme dan terorisme dan akibatnya telah mengancam keamanan kawasan ini.

Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah, Emir Kuwait, atas upayanya menjadi penengah dan berusaha menyelesaikan krisis tersebut dengan Qatar. Namun kami harus mengungkapkan kesedihan karena kelalaian, kurangnya keseriusan dan tanggapan negatif dari Qatar untuk menangani akar masalahnya dan tidak mau untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya.

Kami menekankan akan pentingnya hubungan antara masyarakat Arab dan apresiasi yang mendalam kepada rakyat Qatar, dengan harapan bahwa kebijaksanaan akan menang dan Qatar mau merubah kebijakannya dan  membuat keputusan yang tepat.

Telah tiba saatnya bagi masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawab bersama untuk menghentikan segala bentuk ekstremisme dan terorisme dan bahwa tidak ada lagi tempat bagi kelompok atau partai yang terlibat dalam mempraktikkan, mendukung atau membiayai ekstremisme dan Terorisme di masyarakat internasional. Kami mengharapkan masyarakat internasional menjadi mitra dalam upaya penyelesaian secara damai krisis politik di kawasan ini tanpa ikut campur dalam pengambilan kebijakannya. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here