Puisi Mao Zedong untuk Tokoh PKI DN Aidit Usai Ditangkap

1059

Moslemtoday.com : Tak dipungkiri jika tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI), Dipa Nusantara Aidit punya hubungan dekat dengan Mao Zedong, bapak pendiri negara Republik Rakyat China (RRC). Bahkan saat Mao menjabat sebagai Ketua Partai Komunis China, DN Aidit beberapa kali berkunjung ke negara Tirai Bambu tersebut.

Mao Zedong memang juga dikenal sebagai seorang filsuf. Dan saat tahu rekannya itu tertangkap menyusul tragedi G30S/PKI, Mao Zedong menciptakan puisi khusus untuk Aidit. Saat itu, Aidit berhasil ditangkap oleh pihak militer di bawah komando Soeharto menyusul kegagalan kudeta yang coba dilancarkan oleh PKI.

Lantunan bait syahdu Mao Zedong untuk Aidit ini juga diungkapkan oleh Taomo Zhou dalam bukunya ‘Migration in the Time of Revolution China, Indonesia and the Cold War‘. Buku dari hasil disertasi sejarawan Taomo Zhou ini memang mengungkap banyak fakta yang bersumber dari arsip penting Partai Komunis China.

Berikut petikan lengkap dari puisi Mao untuk DN Aidit:

Ranting-ranting tipis berdiri di depan jendela ku di musim dingin

Tersenyum mendahului mekarnya berbagai kembang

Sayang wajah girang tak berumur panjang

Malahan gugur menjelang musim semi datang

Yang akan gugur, gugurlah pasti

Gerangan haruskah itu mengesalkan hati?

Pada waktunya bunga mekar dan gugur sendiri

Wanginya tersimpan menanti tahun depan lagi

Sumber : VIVA.co.id

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here