Tiga polisi tewas setelah seorang pria meledakkan dirinya di Kairo tengah

31
Ledakan di distrik Darb al-Ahmar yang ramai di pusat kota Kairo juga menewaskan pembom dan melukai tiga polisi lainnya. (AFP)

Moslemtoday.com : Sebuah ledakan di Kairo pada hari Senin menewaskan tiga polisi saat mengejar seorang pria yang diyakini telah menanam alat peledak pekan lalu di dekat sebuah masjid, kata kementerian dalam negeri Mesir.

“Ketika keamanan mengelilingi pria itu dan bersiap untuk menangkap dan mengendalikannya, sebuah alat peledak yang dimilikinya meledak,” kata kementerian itu.

Ledakan di distrik Darb al-Ahmar pusat kota Kairo juga menewaskan pembom dan melukai tiga polisi lainnya.

Polisi Mesir memblokir peralatan ke situs tempat mayat seorang pembom bunuh diri terbungkus dalam lembaran di belakang Masjid al-Azhar di Kairo pada 19 Februari 2019. (AFP)

Pria itu sedang dikejar sebagai bagian dari “upaya untuk mencari pelaku” yang bertanggung jawab untuk menanam alat peledak di dekat staf keamanan dekat dengan sebuah masjid di Giza pada hari Jumat, kata kementerian tersebut.

Keamanan telah dapat menjinakkan alat itu, kata kementerian itu.

Ledakan Senin terjadi di dekat masjid Al Azhar di jantung kota Kairo, yang merusak beberapa toko.

Situs itu ditutup dan wartawan tidak segera diizinkan mengakses area tersebut.

“Bagian depan dan jendela toko saya hancur,” kata Kareem Sayed Awad, seorang pemilik salon. “Bukan hanya itu, tetapi orang-orang ketakutan. Ini adalah daerah wisata dan insiden seperti itu mempengaruhinya. ”

Industri pariwisata Mesir telah berjuang untuk pulih dari serangan dan ketidakstabilan domestik yang telah melanda negara itu pada tahun-tahun setelah pemberontakan 2011 yang menggulingkan penguasa lama Hosni Mubarak.

Mesir juga telah bertahun-tahun memerangi pemberontakan ekstremis, yang semakin dalam menyusul digulingkannya Presiden Islamis terhadap Presiden Mohamed Morsi pada 2013.

Serangan-serangan itu sebagian besar terkonsentrasi di Semenanjung Sinai utara yang bergolak tetapi juga telah menyebar ke daratan.

Pada bulan Februari 2018, pasukan keamanan melancarkan operasi besar anti-militan yang berfokus di Semenanjung Sinai, yang bertujuan memusnahkan afiliasi lokal ISIS.

Pada hari Sabtu, serangan terhadap pos pemeriksaan tentara Mesir di Sinai utara menewaskan 15 tentara  dan tujuh dari tersangka penyerang tewas, menurut militer.

Sumber : Al Arabiya | Redaktur : Fairuz Syaugi
Copyright © 1440 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here