KAIRO โ Al-Azhar Al-Syarif, otoritas keislaman terkemuka di Mesir, mengecam keras upaya serangan yang disebut menargetkan kota suci Makkah dan Madinah. Al-Azhar menegaskan bahwa segala bentuk ancaman terhadap dua kota suci tersebut merupakan tindakan serius yang menyentuh kesucian tempat yang dimuliakan umat Islam di seluruh dunia.
Dalam pernyataannya pada Rabu, Al-Azhar memperingatkan agar konflik tidak meluas hingga menyasar tempat-tempat suci Islam. Makkah, sebagai kota paling suci dalam Islam sekaligus arah kiblat umat Muslim, menurut Al-Azhar tidak boleh dijadikan medan pertempuran ataupun sasaran ancaman.
ADVERTISEMENT
Al-Azhar menegaskan bahwa kesucian Makkah merupakan prinsip fundamental dalam Islam yang wajib dihormati dan tidak boleh dilanggar atau diancam dengan alasan apa pun.
Lembaga tersebut juga menekankan bahwa keamanan Dua Masjid SuciโMasjidil Haram di Makkah dan Masjid Al-Aqsa di Yerusalemโbukan semata-mata persoalan politik atau kepentingan regional. Keamanan tempat-tempat suci tersebut merupakan persoalan yang menyangkut keyakinan umat Islam di seluruh dunia.
Menurut Al-Azhar, tindakan menargetkan atau membahayakan tempat-tempat suci akan melukai perasaan hampir dua miliar Muslim. Tempat-tempat tersebut memiliki kedudukan khusus dalam kehidupan keagamaan umat Islam, termasuk sebagai arah kiblat dalam salat dan tujuan ibadah haji serta umrah.
Al-Azhar menambahkan bahwa penghormatan terhadap kesucian dan keamanan Makkah, termasuk keselamatan para jamaah dan pengunjungnya, merupakan tanggung jawab yang harus dihormati oleh semua pihak.
Tanggung jawab tersebut, menurut Al-Azhar, tidak semestinya tunduk pada pertimbangan politik maupun dinamika konflik yang sedang berlangsung. Kesucian kota Makkah dan keselamatan orang-orang yang berada di dalamnya harus tetap dijaga.
Al-Azhar menyerukan agar komunitas internasional dan seluruh pihak yang terlibat dalam konflik menghormati status khusus tempat-tempat suci serta mencegah meluasnya konflik ke wilayah yang memiliki kedudukan sakral bagi umat beragama.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap ancaman serangan yang dapat menjangkau kawasan tempat berdirinya situs-situs suci Islam. Al-Azhar menilai perlindungan terhadap tempat-tempat suci harus ditempatkan di atas pertimbangan politik dan konflik bersenjata.
Sumber : https://www.middleeastmonitor.com/20260917-al-azhar-condemns-reported-attempt-to-target-mecca/